Lomba lomba 17 agustus

Suara ceria anak anak membahana di lapangan RW 05 GPA tempat saya tinggal. Selama 2 minggu berturut-turut dalam 5 hari dilakukan lomba-lomba untuk memeriahkan 17 agustus. Macam lombanya antara lain : lari kelereng, mewarnai, memasukkan pensil ke dalam botol, ambil koin dalam lumpur, joged balon (anak anak dan ibu-ibu) serta masih banyak lagi. Suasana sangat meriah dan anak anak sangat antusias dalam mengikutinya dan yang mengHERANkan saya....generasi muda ini ternyata TERTIB dalam mengikuti aturan yang telah dicanangkan.

Suasana lomba berjalan dengan sangat meriah dan ternyata lomba ini memberikan MAKNA POSITIF bagi banyak orang. Misalnya : panitia, yang dikoordinasi oleh para pemuda karang taruna, menjadi lebih AKRAB dan mampu berSINERGI untuk mewujudkan lomba yang telah dijalankan; para orang tua, menjadi berkumpul di lapangan bersama-sama untuk saling menSUPPORT para anak anak mereka, hal ini meningkatkan KEAKRABAN dengan warga yang lain; termasuk pula bahu membahu dalam menyumbang snack, minum; anak anak peserta lomba mendapatkan banyak manfaat antara lain : BERKOMPETISI secara sehat, FOKUS pada pertandinga, TELITI, HATI-HATI, memiliki STRATEGI memenangkan pertandingan, TAK MUDAH PUTUS ASA, SEMANGAT tinggi dll.

Banyak manfaat yang dipetik dari lomba rutin 17 agustus ini. Adanya lomba-lomba baru diharapkan meningkatkan KREATIVITAS kita semua, dalam bersama-sama membangun negara kita tercinta. Jangan lewatkan kesempatan lomba di 17 agustus ini, sebuah TRADISI KHAS yang patut dipertahankan. Adakah negara sebesar Indonesia yang sangat bergairah dalam menyambut HARI KEMERDEKAANnya ??? Kayaknya cuman negara kita tercinta dech.

Jayalah bangsaku.........

yw-motivation

                            

Semangat 17 agustus

Kerja bakti 17 agustus sudah dimulai di RW saya. Hari minggu kemarin kita mulai mengecat ornamen ornamen yang ada di lapangan kami. Cat-nya berwarna-warni. Yang menarik, kami mengecat berbagai peralatan yang ada di lapangan dengan bahan cat yang sudah ada. Kami tidak melakukan penambahan apapun,namun dengan 4 cat yang sudah ada yaitu hijau, kuning, abu-abu, merah muda dan 1 cat minyak merah, kami semua berkreasi mengecat dan bahkan mencampur sehingga tercipta warna warni yang menarik di lapangan kami. Hal ini semua terjadi, karena pada rapat bulan Juni lalu memang diputuskan untuk MEMANFAATKAN APA YANG TELAH DIMILIKI, karena kalau harus membeli banyak barang baru semuanya akan meningkatkan biaya pengeluaran. Dan ternyata, apabila kita BERANI BERKREASI dalam KETERBATASAN YANG KITA MILIKI, tetaplah akan menghasilkan suatu KARYA YANG BAGUS, karena akan memunculkan kreativitas, sinergi, berbagi dan saling membantu. Sungguh suatu kemajuan baru yang ada di lingkungan kami di masa masa peringatan 17 agustus ini. Semoga makin maju...GPA-ku

yw-motivation

Mereka Luar Biasa

Iklan acara Kick Andy di TV hari senin pagi tanggal 4 agustus dengan judul Mereka Luar Biasa (akan tayang 7 Agustus 2008) amat sangat luar biasa. Dalam iklan itu dikisahkan tentang seorang ibu yang berkerja menjadi pemulung namun memiliki anak yang kuliah di S1 dan S2, bahkan ada yang bekerja di Jepang setamat lulus dari pendidikannya. SUNGGUH LUAR BIASA BUKAN ???!!!!

Sebuah cerita spirit yang amat menggugah kita semua, yang mungkin sedang ada dalam himpitan ekonomi dalam menghadapi perjalanan dinamika hidup yang makin keras, terutama yang menginginkan anaknya untuk selalu maju terutama dalam hal pendidikan

Sebuah tontonan yang amat cocok ditayangkan menjelang 17 agustus ini untuk membuat banyak orang TETAP BERSEMANGAT ! Tidak sabar saya menunggu 7 agustus untuk menikmati tayangan ini.

Profisiat KICK ANDY

yw-motivation

Banyugeni dan Blue energy

Akhir bulan Mei 2008, mass media dipenuhi perdebatan tentang energi alternatif yaitu penggunaan air sebagai pengganti BBM. Para peneliti UGM meragukan bahwa 'blue energy' ciptaan Joko suprapto bisa memfungsikan air sebagai pengganti BBM. Dikatakan para pakar, untuk menjadikan air menjadi bensin membutuhkan suatu proses dengan energi tinggi sehingga tidak efisien, bahkan dikatakan mereka para pakar di Jepang pun belum mampu mewujudkan air sebagai pengganti BBM. Pro kontra terus berlanjut, barisan pendukung yaitu Wapres Jusuf Kalla sedangkan Menristek lebih ambil jalan diplomatis dalam mengomentari 'blue energy' ini.

Sorotan lain datang dari Rektor UMY yang menyatakan bahwa 'banyugeni' yang merupakan hasil penelitian para pakar di UMY, adalah benar2 bahan bakar yang diciptakan dari air. Sudah pula diujikan pada medio februari yang lalu bahwa 'banyugeni' mampu menjalankan motor.

Saya secara pribadi tidak tahu mana yang benar, karena saya awam tentang hal itu. Namun satu hal yang saya tahu...bahwa KEBENARAN memang akan selalu diuji oleh lingkungannya. Apabila memang teruji, maka KEBENARAN itu tetap akan eksis dan menunjukkan jati dirinya atau dapat dikatakan bahwa KEBENARAN tersebut memang 'BENAR.

HANYA WAKTU YANG BISA MEMBUKTIKAN KEBENARANNYA.

Jangan menyerah teman-teman, kalau memang yang anda kerjakan adalah demi kemajuan bangsa ini...ayo maju terus..anggaplah kritik sebagai teman seperjuangan yang akan mengasah keingintahuan kita...kami semua menunggu dengan harapan akan ditemukan energi alternatif baru.....

yw-motivation

Peringatan hari besar

Hari Sabtu tanggal 26 April yang lalu, anak bungsu saya Luki mengikuti lomba puisi dalam rangka Hari Kartini. Wah persiapannya lumayan heboh juga tuh, puisi dibuatin mamanya, pengatur gaya dan gerak kakaknya, terus yang ngetik di komputer saya sendiri. Wah lucu deh pokoknya.

Saya jadi teringat waktu kecil, kita kalau pas hari Kartini pasti melakukan karnaval dengan sebelumnya memakai baju daerah. Hal ini mash saya alami waktu anak saya yang besar (Ian) SD kelas 3, jadi 7 tahun yang lalu, karnaval dan pakai baju daerah masih ada. Sekarang ini mungkin memakai baju daerah untuk peringatan suatu Hari Besar mungkin dianggep ribet ya, contonya di sinetron OB ternyata Gusti dan Pak Hendra pun sebenarnya ga mau, karena takut ama Pak Taka saja, mereka jadi bersedia. Bahkan Ouda pun memakai pakaian nasional Belanda dan bahkan Sasya memakai baju pengantin...wah2...sungguh mungkin bisa merupakan contoh kecil bahwa kepedulian kita terhadap Hari Khusus menjadi mengikis, padahal ini Hari Kartini lho peruntukannya yang kita peringati tiap 21 April. Bahkan para kaum ibu pun kayaknya ga antusias untuk merayakan Hari KArtini ini, terlihat pada senin, 21 April yang lalu saya juga tidak melihat kota Yogya, tempat saya tinggal, dipenuhi oleh para kaum ibu yang memakai baju daerah atau mengikuti acara khusus hari Kartini. Mungkinkah peringatan tersebut sudah menjadi luntur ? itu pikiran yang muncul di benak saya. Apakah kaum ibu sudah lupa ya ? Mungkin iya..artikel di Kompas, Sabtu 26 April yang mengulas tentang perempuan juga menyatakan hal yang sama, bahwa perempuan sebenarnya berpotensi besar dalam dunia kerja, namun perlakuan diskriminasi di dunia kerja masih saja selalu ada dan Pemerintah kita diam saja.

Tidak hanya hari Kartini, berbagai hari besar seperti Hari Pahlawan, Hari Pendidikan Nasional, Hari Kebangkitan Nasional pun rasa-rasanya juga sepi-sepi aja. Mungkin di Indonesia ini hanya tanggal 17 Agustus yang betul2 diperingati secara meriah...namun lebih hanya pestanya saja, padahal hari besar lain juga patut untuk diperingati dengan kegiatan supaya maknanya lebih meresap. Lihat saja berbagai upacar bendera di berbagai kantor yang sepi (mungkin hanya PNS saja yang rutin, mungkin karena wajib ya). Kalau pada masa Pak Harto dulu, setiap hari besar selalu ada peringatan2 yang jelas. Kalau orde reformasi ini mungkin semua mencibir ya..ah itu cuman fisik doang....yang penting khan maknanya. MEMANG, pada masa orde baru, memang prioritas ke arah fisik, ada seragam, ada monumen, ada lomba dll, namun apakah semua itu tidak baik...makin tahun seharusnya peringatannya juga makin kreatif dan melibatkan masyarakat, itu suatu cara untuk membangun bangsa ini. Mungkin ga perlu teori yang muluk untuk membangun Nation Building kita...buatlah berbagai peringatan yang bermakna di berbagai hari besar, yang sifatnya umum dan masyarakat tiap kelurahan bisa membuat untuk yang sifatnya khusus. Coba gema Go GREEN untuk peringatan hari Bumi...gemanya oke di kalangan aktivis dan koran tetapi di tingkat 'grass root' kayaknya kok adem ayem saja. Apakah itu semua karena perhatian terhadap hari besar semakin menurun ? Saya ga tahu..tetapi saya merindukan beberapa peringatan penting untuk momentum kemajuan Indonesia. Anda setuju....

yw-motivation

Mbiyen

Keluh kesah rakyat kecil semakin nyaring terdengar pada saat ini. Berbagai harga kebutuhan pokok melambung bahkan ada informasi di mass media bahwa harga bensin kalau naik 10% adalah sudah pantas, bener2 bikin puyeng banyak orang. adanya banyak ketidakpastian inilah yang mungkin menyebabkan beberapa pilkada menghasilkan beberapa nama yang mungkin di luar prediksi seperti pasangan Gubernur Jabar terpilih yaitu salah satunya yaitu Dede Yusuf (wakilnya). Ditengarai itu karena rakyat jenuh dan berusaha mencari figur baru untuk memimpin suatu daerah atau bangsa.

Saya baru saja membaca novel dari Sindhunata berjudul Putri Cina, banyak sekali yang menarik dari novel ini, salah satunya waktu Sang Ibu menasehati Putri Cina : Kalau engkau tidur maka nasibmu juga akan tidur, apabila engkau bangun maka nasibmu akan bangun. Karena berdirilah tegak maka nasibmu akan berdiri tegak pula !

Cerita "Putri Cina" ini menurut saya relevan dengan kondisi yang ada saat ini. Selama ini dengan pilihan pimpinan yang hanya mencoblos tanda gambar sudah betul2 usang yang ditandai dengan Pilpres 2004 dimana SBY menjadi pemenangnya. Fenomena ini semakin tajam di mana belum selalu para incumbent, akan menjadi pemenang dalam berbagai pilihan kepala daerah yang ada saat ini. Apakah rakyat sudah membaca novel "Putri Cina" ini ya ?? Mungkin rakyat sudah bosan dengan kehidupan yang selalu memojokkan mereka. Mungkin kemenangan para artis atau tokok populer menjadi semakin dominan pada era pemilihan di masa mendatang. Rakyat sudah bangun tidur, sehingga nasib mereka pun menjadi tegak lagi, itu harapannya, minimal dengan memilih orang yang menurut mereka paling PAS untuk melakukan perubahan. Keluhan bahwa situasi duli (atau jaman mbiyen menurut bhs Jawa) sudah mulai dihilangkan, tidak perlu diperbandingkan. Rakyat sudah mulai kritis, sudah bangun untuk menentukan nasib sendiri, berpikir positif untuk suatu perubahan (yang menjadi harapannya). Itu yang terjadi di negara ini...anda tentunya akan ambil bagian khan ?

yw-motivation

Berita TV

setiap pagi kalau kita buka siaran berita pada pagi hari jam 6 selalu didominasi oleh berbagai berita yang sifatnya negatif, baik berupa kabar adanya ibu yang membunuh kedua anaknya, pemerkosaan kepada anak, perampokan, penyelundupan, demo atau kerusuhan yang dibuat mahasiswa atau masyarakat, penanganan bencana yang amburadul, diadilinya pejabat atau mantan pejabat ke meja hijau dll. Sungguh berita2 tersebut menjadi 'sarapan' kita di setiap pagi. Kalau sarapan berupa makanan memang mutlak diperlukan oleh tubuh kalau tidak badan kita ini bisa lemas, tetapi 'sarapan' dalam bentuk informasi ini, dalam jangka pendek mungkin tidaklah pengaruh dengan diri kita, namun kalau terjadi terus menerus, apakah tidak akan menjadi terpengaruh ?? Kalau setiap pagi kita disuguhi berita yang sifatnya negatif, apakah itu menjadi pas untuk diri kita sebenarnya ! Padahal para motivator selalu menyatakan, "mulailah hari anda dengan ribuan hal positif". Hal ini rupanya tidak bisa erjadi di negara kita ini, bagi para penikmat berita pagi...lebih banyak berita negatif yang kita konsumsi dibandingkan berita yang baik !

Kalau setiap hari kita mendengarkan hal yang sifatnya 'baik', kita punya harapan bahwa aktivitas kita pada hari ini juga telah berjalan dengan baik pula. Dengan 'baiknya' berita yang kita terima setiap hari...maka 'mindset' positif pasti akan selalu terbentuk dalam diri kita dalam memulai aktivitasnya setiap hari. Hal inilah yang diyakini akan membentuk sebuah produktivitas yang baik pula ! Bukankah pikiran positif akan membuahkan karya yang positif juga ?? YAng kita perlukan saat ini yaitu kemampuan untuk melakukan 'filtering' terhadap semua informasi negatif yang ada di televisi, tidak hanya bagi kita orang2 yang bekerja, tetapi juga untuk para penikmat tv yang ada di rumah sehari-hari, anak2 kita, yang semuanya sebenarnya memerlukan perlindungan dari info negatif ini. Berita positif memang tidak akan se-spektakuler berita negatif, sehingga kalau media tv lebih banyak membawa berita tersebut, maka memang akan memberikan sensasi lain, sehingga orang tertarik untuk menonton. Itu belum termasuk berita artis yang selalu ribut dengan berita 'kawin-cerai' mereka....berita tersebut lama2 bisa merasuki pikiran kita.

Buatlah filter bagi diri kita ataupun keluarga kita terhadap hal negatif, karena dalam jangka panjang akan merusak 'mindset' kita. Kita sambut positif usaha Menkominfo yang berusaha mengeblok situs porno..semoga bermanfaat bagi kita anak bangsa Indonesia

yw-motivation

Juara catur

Irene Kharis Sukandar, putri pertama Indonesia Juara di Eropa Timur, merupakan berita menarik di tengah hiruk pikuk kondisi konomi Indonesia yang makin carut marut pada pekan ini. Irene mengikuti lomba catur dalam usahanya untuk mencapai norma Grand Master Wanita (GMW). Namun demikian perjalanan babak demi babak hanya berjalan mulus dalam 4 babak pertama. 2 babak berikutnya kalah sehingga kemungkinan  untuk meraih gelar GMW sudah sirna. Namun dalam 3 babak pertandingan terakhir, setelah beban untuk mencapai GMW tidak ada lagi alias bertanding dengan NOTHING TOO LOOSE, ajaib si Irene mampu emmenangkan 3 pertandingan berturut-turut dan akhirnya juara karena unggul tie break dengan nilai 25,75 (Kompas, 12 Maret 2008).

NOTHING TOO LOOSE merupakan kata kunci kemenangan dari Irene ini. Saat bertanding dengan TANPA BEBAN untuk meraih GMW, maka pola permainan catur Irene makin baik, terbukti dengan kemenangan dalam 3 babak terakhir. Saat kita melakukan aktivitas, tanpa adanya suatu beban, entah menang/kalah, unggul/tidak unggul, lolos/tidak lolos, juara/tidak juara; membuat kita bisa melakukan aktivitas kita dengan RILEKS. Apabila seseorang bisa melakukan pekerjaannya/aktivitasnya dengan RILEKS, biasanya pikiran kita menjadi lebih TENANG, sehingga kita akan lebih mampu untuk melakukan pekerjaan kita dengan LEBIH BAIK. Berbagai ide KREATIF, INOVATIF, MENGENALI CELAH KELEMAHAN, MEMILIH STRATEGI DENGAN TEPAT biasanya dapat lebih mudah muncul dengan intensitas tinggi pada saat itu. Pada saat kita RILEKS, maka kemampuan manusia dapat muncul dengan maksimal karena tidak kita tidak cemas terhadap HASIL yang akan dicapai. Apapun hasil yang diperoleh, merupakan HASIL TERBAIK yang merupakan ‘buah’ dari KERJA KERAS kita. Itulah filosofi NOTHING TOO LOOSE !

Kembali ke Irene, melalui dedikasi, pengabdian, latihan keras, banyak bertanding disertai analisis, manajemen program yang baik, sustainable dan berkesempatan tampil maka prestasi internasional bisa diraih. Siapapun bisa menjadi juara atau memiliki prestasi, apabila selalu ‘bertekun’ dalam pilihan hidupnya. Selamat untuk Irene…..siapa insan muda Indonesia yang akan menyusul ? Pasti ada..dan pasti bisa…

yw-motivation

Rendra DrHC

Tanggal 4 MAret yang lalu, UGM punya hajat yang langka yaitu menganugrahkan Doktor Honoris Causa ke budayawan Rendra. Wah top banget nich. Ga tau kenapa, saya sangat senang denger kabar ini dan media massa tanggal 5 maret, mayoritas berita tentang Rendra ini ada semua. Saya membayangkan sajak Rendra tentang sepasang anak manusia yang sedang memandang 'sebuah bonggol jagung' Kedunya merenung, mau diapakan bonggol jagung ini. UGM, menurut Rektor Sudjarwadi, sangat terkesan dengan sajak ini....terlihat bahwa Rendra memberikan refleksi kepada dunia pendidikan, tentang bagaimana memperlakukan para peserta didik. Yang satu mungkin berpikir akan membudidayakan jagung, kemudian menjualnya. sedangkan yang satu mungkin langsung mengadakan jagung dan menjualnya (ini rekaan saya aja lho). Dengan demikian terlihat nyata, bahwa bekal pendidikan tidaklah 'semua' akan langsung digunakan oleh para mahasiswa. Untuk yang berpikir pertama...perkuliahan sains mungkin diperlukan, sedangkan pemikiran kedua...perkuliahan sosial dan bisnis diperlukan. So..rentang kuluah lebar banget donk..dari sains sampai perilaku sosial..apa ya mungkin ya dilakukan semua ! jujur aja jelas ga mungkin...untuk itu berbagai variasi memang ada dalam pembelajaran,..kalau kita bisa memilih yang tepat dengan HASRAT INTI kita, maka perkuliahan menjadi sesuatu yang akan berguna di masa depan. Kita semua harus ingat..bahwa pendidikan pada masa kini relatif mahal, bukan karena dosennya semua sudah gila uang..karena memang keadaannya sekarang semua butuh dana operasional...kalau kita ga tepat dalam memilih bidang studi untuk kita..maka bisa saja kita uring-uringan dan mengatakan universitas ini aneh sekarang, business minded banget. Calm fren...kita masih hidup di dunia, semua memang butuh duit termasuk operasional pendidikan...jadi anda semua kudu pinter dalam memilih prodi yang tepat..ikuti aturannya dan dinamika yang ada. (jangan cuman komplain kalau dirugikan ya...ingat kalau anda ga puas dengan studi s1 anda, maka tempat kerja juga kayaknya ogah terima anda ! dan kalau anda komplain dengan univ anda...jangan pake aja ijazahnya beres khan !)

Oke kok muring-muring..ga papa dech, keluarin stress...kembali ke sajak Rendra..itu merupakan refleksi mendalam terhadap kita semua yang ada di univ.; mampukan kita menjawab tantangan jaman yang sangat dinamis ini dengan membekali para generasi muda dengan kompetensi yang tangguh ! Itu PR kita..refleksi memang selalu menginspirasi..dan bila terinspirasi berarti itu PEKERJAAN menanti kita.....

yw-motivation

Nyamplung…..sinergi untuk Indonesia

Artikel di KR hari Minggu, 2 Maret 2008 ada yang menarik yaitu 2 siswa SMA 6 Yogya yaitu Aditya dan Fathkur meraih Juara I Wisata Iptek Tingkat Nasional dengan penelitainnya tentang potensi tanaman Nyamplung (Callophylum inaphylum) sebagai energi alternatif. Dikatakan bahwa biji nyamplung yang sudah tua memiliki kandungan minyak yang tinggi. Diperbandingkan bahwa 3 ml minyak tanah dapat menyalakan api 7 menit dan 3 ml minyak nyamplung dapat menyalakan api selama 13 menit. Wah hebat khan ! dan 1 kg biji nyamplung dapat menghasilkan 0,5 liter minyak (jadi dapat menyalakan api kurang lebih 2100 menit atau sekitar 35 jam, wow luar biasa ! dan kalau tiap RT memakai kompor efektif 3 jam/hari berarti bisa untuk lk. 12 hari atau 2 minggu). Yang menarik lagi, tanaman ini dapat diperbaharui…luar biasa lagi.

Indonesia ini sebenarnya kuayaaaaaaaaaa banget, potensi keanekaragaman hayatinya luar biasa. Saya angkat topi dengan para peneliti muda ini. Saya berkhayal, seandainya semua mahasiswa juga dikerahkan bersama-sama untuk meneliti berdasarkan potensi yang ada di daerah masing2..gimana ya..mungkin krisis BBM, mahalnya harga obat..jangan2 bisa teratasi karena akan ditemukan banyak tanaman baru yang memiliki potensi sebagai energi alternatif atau obat. Lebih syukur lagi kalau hasil penelitian ini dapat dibuat dalam bentuk produk yang siap untuk dijual..wah hebat sekali, meneliti sekaligus menikmati keuntungan finansial. Cocok khan fren2 semua !! Kalau semua siswa atau mahasiswa mempunyai kegiatan seperti ini, mungkin berita tawuran di Unhas atau Unsrat, ga perlu terjadi. Martha Tilaar pun heran, kok mahasiswa masih ‘punya waktu’ untuk melakukan tawuran…apa ga ada lagi yang lebih bermanfaat yang bisa dilakukan ??? Kita semua geleng kepala dengan hal demikian….

Kalau kita semua menyadari bahwa kita hidup di sebuah negara yang amat sangat KAYA..marilah kita semua bahu membahu untuk memberikan ADDED VALUE bagi semua potensi yang ada di negara ini, contohnya nyamplung di atas ! Dengan memberikan NILAI TAMBAH…maka kemanfaatan sebuah ‘tanaman’ pun bisa menjadi nyata, yang sebelumnya tidak kita lihat. Sebagai contoh, mahasiswa saya pernah meneliti ternyata ampas wortel pun bisa memberikan proteksi terhadap sinar UV ! Nah, kalau berbagai hal manfaat bisa diperoleh dari “sesuatu yang akan dibuang” itu dapat ditemukan..maka follow upnya yaitu dapat mengemasnya menjadi suatu produk yang berguna untuk menunjang kehidupan manusia di bumi. Untuk itu sinergi dengan berbagai perusahaan mutlak menjadi suatu keharusan !

Semuanya nampak mudah di atas kertas….dan mungkin tidaklah mudah untuk melakukan sinergi dunia pendidikan dan dunia industri. Namun saat ini kalau banyak pihak yang ‘gembar gembor’ bahwa dunia pendidikan harus LINK dengan dunia indutri..hal itu berarti memang mutlak diperlukan suatu SINERGI BARU dalam membangun kehidupan yang lebih baik untuk negara Indonesia ini. Siapkah kita untuk menjadi TUAN di negara sendiri…..mau ga mau harus SIAP khan !

SIAP GRAK…MAJUUUU JALAN…sebuah aba2 yang membawa pikiranku melayang pada waktu SD dilatih baris berbaris dan ternyata memang kita semua harus mulai maju. PERJALANAN RIBUAN KILOMETER DIMULAI DARI SATU LANGKAH…….siap grak…majuuuuuuuuuuu jalan !!

yw-motivation

banyugeni

Sangat menarik membaca peluncuran produk BANYUGENI hasil penelitian dosen UMY yang telah selama 5 tahun terakhir meneliti penggunaan air sebagai bahan bakar alternatif. MENAKJUBKAN karena sekarang telah ada produk hydrofuel, hydrokerosene, hydro solar, hydroavtur dll. Semua produk tersebut telah berhasil dibuat dalam skala laboratoris dan diuji cobakan pada kompor minyak, motor yang ternyata dapat memberikan manfaatnya. SUNGGUH KARYA ANAK BANGSA yang MEMBANGGAKAN. Saya yakin banyak anak bangsa yang kreatif di negara ini, seandainya ini berhasil sungguh merupakan terobosan LUAR BIASA yang bisa menggantikan kelangkaan bahan bakar minyak di dunia ini. Ayo Fren, tingkatkan karya kita...sekecil apapun karya yang kita miliki, hargailah....nantinya kita akan mengthasilkan karya yang lebih besar dan BERMANFAAT bagi masyarakat banyak

Profisiat untuk peneliti UMY Yogyakarta. Semoga sukses, pantang menyerah, Indonesia berdoa untukmu

yw-motivation

Indonesiaku sayang

Kalau kita mendengar lagu-lagu Indonesia tentang keindahan alam...wah tentunya sangat menyenangkan ya..imaginasi kita pasti melayang akan keindahan negara ini. Jujur...bahwa negara kita, Indonesia, adalah negara yang amat sangat kaya, subur , makmur, gemah ripah loh jinawi..dan masih banyak lagi. Dalam berbagai seminar tentang diverifikasi hayati, kita selalu dikatakan memiliki diversitas hayati terbesar kedua setelah Brazil. Bahkan kalau hasil laut dimasukkan, kita pemilik biodiversitas terbesar di dunia. Bangga kah kita..so pastiiiiii donk.

Namun apakah kebanggan ini hanya akan menjadi hal yang semu saja, atau hanya di atas kertas atau data, yang nampak sangat indah...namun realita yang terjadi bagaimana ? Kalau kita memang memiliki biodiversitas hayati terbesar, alam hutan yang lebat, tentunya kita akan relatif terhindar dari berbagai bencana alam, salah satunya adalah banjir. Karena dengan hutan yang lebat, maka bumi akan mampu menampung air dengan baik, apalgi dengan saluran-saluran air yang lancar, akan mampu mengalirkan air hujan dari langit menuju laut bebas. Namun apa yang terjadi...akhir-akhir ini, akhir 2007 dan awal 2008, berita tentang bencana banjir, silih berganti menghiasi layar kaca kita. Banjirnya ga main-main lho..ada yang selutut, ada yang 1 m bahkan ada yang 2 m. wah...wah..gimana nih, bahkan jalan tol Jakarta pun ada yang banjir,sehingga memacetkan lalu lintas selama 5 jam pada akhir nopember lalu. Sungguh dahsyat.....

pertanyaannya...apa yang bisa kita lakukan...apakah kita hanya bisa menyalahkan perubahan cuaca, ataukah perilaku para pemilik HPH, atau yang suka bakar ladang, atau yang suka buang sampah sembarangan..dll. Kita cenderung mencari 'kambing hitam' dalam suatu permasalahan. Kita lihat..koordinasi antar instansi juga sangat lemah, semua inginnya melakukan pekerjaannya masing-masing, semuanya ogah untuk duduk bersama untuk melakukan kerjasama sinergis. Terus bagaimana.....

Hal-hal yang tidak kompak di lapangan, sebenarnya merupakan cermin dari pribadi kita sendiri sebagai orang Indonesia. Kita semua memang amat sangat jarang untuk bekerjasama dalam menyelesaikan masalah. Gotong royong yang sebenarnya merupakan tradisi baik, mungkin usdah tidak relevan dengan kondisi saat ini, mungkin di desa-desa masih banyak ya....tapi di kota..ya ga jelas deh. Kalau kita jalan-jalan traveling ke berbagai daerah, sebenarnya negara kita ini sangat makmur, sangat subur,..tapi kok ya begini saja ya..kayaknya 'salah kelola'; betul-betul eman-eman tenan.

Apa yang bisa kita lakukan......

Mulai dari diri kita....sayangi lingkungan kita. berikan tanaman untuk daerah yang kering, bersihkan selokan dari sampah, buang sampah di tempatnya....moga-moga Indonesia kita selalu ijo royo-royo..dan ga khawatir lagi kalau hujan menerpa.....

semoga ya...

yw-motivation

In memoriam

Minggu, 27 Januari 2008 merupakan hari yang mengejutkan bagi bangsa Indonesia, yaitu meninggalnya mantan presiden ke-2 yaitu Bp. Suharto, setelah 24 hari sakit di RSPP. Prosesi pemakaman yang disiarkan TV nampak begitu megah dan banyak sekali yang melayat, bahkan sampai hari ini pun yang melakukan ziarah tetap ada. Hal ini menunjukkan bahwa banyak hal baik yang telah dibuat oleh "Bapak pembangunan " ini. Pesan dari Presiden SBY sebagai irup di Astana Giribangun pun jelas yaitu mengapresiasi semua jasa Pak Harto dalam membangun bangsa ini, walaupun sebagai manusia biasa tentu tidak luput dari kesalahan. Dalam falsafah Jawa untuk orang yang telah meninggal berlaku pepatah "Mikul dhuwur, mendem jero" yang artinya untuk orang yang telah meninggal, ingatlah hal-hal yang baik saja dan buanglah hal-hal yang tidak baik, jangan diingat-ingat yang tidak baik itu.

Sebagai bangsa Indonesia yang dikenal ramah tamah, seharusnya bangsa ini melakukan hal yang sama dengan Bapak Pembangunan ini, namun yang terjadi adalah sebaliknya..berbagai setasiun televisi malah mengulas hal-hal terkait dengan berbagai kasus hukum Pak Harto yang belum tuntas, bahkan hal-hal terkait dengan Supersemar, atau hubungan dengan USA pun sudah mulai disiarkan, tak lupa hal-hal mistis terkait dengan beliau. Untuk hal-hal yang berbau "hukum" memang harus diselesaikan, saya setuju, ..namun untuk hal-hal lain..apakah tidak bisa kita menunggu waktu sejenak..(tanah kuburan masih merah...) apabila ingin mengungkapkan kasus2 tersebut. Bahkan aliansi AMUK RAKYAT menolak berkabung 7 hari....hebat tenan. Saya lebih cenderung setuju dengan statemen Presiden SBY...kita harus menghargai mantan presiden kita ini...walaupun kita juga harus realistis..sebagai manusia tentunya masih banyak kesalahan. Apakah tidak ada waktu lagi....sehingga semua harus dibuka sekarang.

Bisakah kita bertanya pada diri kita sendiri...masih adakah bangsa Indonesia yang ramah tamah ini....ataukah kita semua sudah menjadi  orang yang pemarah, tidak sabar dan selalu menghujat. Itu menjadi pertanyaan kita semua...

Patut disemak, kesaksian salah seorang Gerwani yang mengatakan..bahwa ia tidak dendam..karena dia meyakini bahwa dendam bukan merupakan solusi terbaik untuk dirinya...

Kita perlu belajar ke sana.....sebelum kita bangga akan keramahan bangsa kita

Selamat Jalan Pak Harto...semoga Tuhan memberikan yang terbaik untuk Bapak....

yw-motivation

Counter product

Kompas, 30 Des 2007 yang lalu menampilkan artikel yang menarik dari seorang aktor tua Indonesia yaitu Dedy Mizwar. Berita tertulis menyatakan perjalanan hidup sang "Naga Bonar" selama 20 tahun perjalanan dia menjadi pekerja film. Dedy menyatakan, bahwa perjalanan hidupnya merupakan refleksi kehidupan yang amat panjang. Banyak suka duka yang dilewati...karena memiliki idealisme, dedy jarang didekatai produser, kata mereka : kalau pake Dedy banyak ga laku; kata Dedy sambil terkekeh. Banyak film atau sinetron yang telah dihasilkan, dari Lorong Waktu, Naga Bonar, Pencari Tuhan dll; semuanya adalah sinetron/film religi. Namun yang mengagumkan, semuanya adalah laris manis. Mengapa Dedy tertarik dengan sinetron yang "melawan arus' tersebut. Dikatakan oleh Dedy...kita kadang tidak suka dengan berbagai kejadian yang ada disekitar kita, misalnya sinetron yang hanya mengumbar keduniawian, tontonan yang seronok, dll. Untuk melarang hal itu tentunya tidak mungkin dilakukan, maka salah satu cara untuk menyatakan ketidaksetujuan dan meng-counter hal tersebut, maka kita harus menampilkan ALTERNATIF tampilan. BAgi Dedy, menggarap sinetron/film religi merupakan suatu bentuk COUNTER PRODUCT untuk menunjukkan ketidaksetujuannya terhadap sinetron atau tontonan keduniawian. Dengan cara ini, dedy dapat menyalurkan aspirasinya, memiliki idealisme sekaligus memberikan edukasi ke masyarakat, tanpa harus menempuh jalur kekerasan. Dan ternyata...counter productnya juga berhasil khan ? SUNGGUH SALUT akan usahanya

Selamat tahun baru

yw-motivation

De facto dan de jure

Mana yang lebih penting : memiliki ijazah setinggi-tingginya atau memiliki karya nyata bagi masyarakat ? pertanyaan ini muncul di benak saya, setelah melihat bahwa di Indonesia ini banyak orang yang mencoba memalsukan ijazah mereka. Hal ini terbukti dari terkuaknya kasus-kasus pemalsuan ijazah, baik itu milik anggota dewan, calon pejabat pemerintahan, dll. Apakah ijazah itu sangat penting ??? Jawabannya jelas….PENTING, karena dengan memiliki ijazah atau sertifikat, maka pengakuan legal formal akan intelektualitas atau kompetensi seseorang akan menjadi SAH. Dengan memiliki ijazah formal maka status seseorang juga akan naik di masyarakat. Namun demikian, menjadi catatan penting untuk diperhatikan, bahwa ijazah itu HARUS diperoleh melalui pendidikan atau program sertifikasi yang legal. Artinya, seseorang berjuang dalam menggapai ilmu untuk mendapatkan pengakuan formal tersebut.

Lalu yang ga punya gimana ??? Jangan kecil hati, banyak berbagai karya anak bangsa Indonesia, yang tidak semuanya memiliki gelar formal ternyata bermanfaat besar untuk masyarakat. Coba lihat : alat teknologi tepat guna untuk kenteng logam dari Yogyakarta, Bp Sadli yang mampu memotivasi penduduk desa untuk menghijaukan hutan di Bantul, pembangkit listrik tenaga angin, dll; mayoritas dikerjakan oleh orang-orang yang bukan mengenyam pendidikan tinggi.

Memiliki gelar formal merupakan suatu bukti DE JURE intelektualitas seseorang, sedangkan memiliki karya nyata bagi masyarakat merupakan bukti DE FACTO intelektualitas seseorang juga. MANA YANG LEBIH PENTING ?..bagi saya memiliki KARYA NYATA yang berguna bagi masyarakat lebih penting dan lebih ideal lagi kalau yang melakukannya adalah orang yang secara DE JURE memiliki legitimasi itu. Indonesia menunggu anda semua……

Yogya, 21 -12-2007…..hujan deras

yw-motivation

Berbalas pantun

Pulau Irian dan Burung cendrawasih

Sekian dan terima kasih

                Burung cendrawasih dan pohon kelapa

                Terima kasih dan sampai jumpa

                                Beruang makan kapak

                                Ra lucu pak

Strawberri, mangga dan apel

Sori ga level

                Cah TK main drumband

                Yo ben

Ungkapan-ungkapan slengekan di atas (yang aslinya seperti model pantun ya) mungkin pernah kita dengar atau kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Ungkapan2 gaul di atas bisa dipakai di berbagai kegiatan, dari yang resmi sampai tidak resmi. Ungkapan di atas dapat mencairkan suasana menjadi lebih segar, cair, tenang, guyon..dari suasana sebelumnya yang mungkin menegangkan atau kaku. Ungkapan slengekan ini sebenarnya berdasar dari pantun, yang waktu di SMP (mungkin ya) dengan pola a-b-a- b. Kalau kita gali lebih mendalam, budaya berbalas pantun, sudahlah lama di Nusantara ini. Dengan mempelajari pantun, seseorang bisa memperhalus tutur kata, mengurangi emosi, membuat suasana menjadi rileks, komunikasi menjadi menarik, kreatif dalam merangkai kata..dan masih banyak lagi.

Kalau kita gemar memakai berbagai ungkapan menarik seperti contoh di atas, kita akan dikenal sebagai pribadi yang menarik, komunikatif, humoris..dll. Dan kalau kita memiliki citra demikian, pintu pergaulan akan luas terbentang. Bukan tidak mungkin anda akan mendapat relasi yang lebih banyak, peluang yang luas dan … (mungkin dan pasti)..pertumbuhan ‘arus kas’ yang deras ke diri kita. Tul ga..ada bukti..waktu saya kemarin main ke DAGADU Jogja, ada kaos bertuliskan menarik….

OBAT ANTI NGAMUK

GOUYON….

AMPUH DAN TERPERCAYA

Ternyata ungkapan-ungkapan itu dapat dibisniskan, termasuk ungkapan yang diucapkan cedal…

BIAL LUAMBAT…UASAL SELAMET

Nah apa ga hebat tuh… itu baru satu sisi “BISNIS KATA-KATA”. Kalau anda semua bisa menata semua ungkapan tersebut dengan menarik sewaktu berhubungan dengan orang lain. Pintu sukses akan terbuka untuk anda..percayalah dengan THE POWER OF COMMUNICATION

yw-motivation

Indonesiaku

Suatu hari saya bertemu dengan seorang teman. Dia bercerita.bahwa dia barusan datang dari luar negeri dan membawakan anaknya oleh-oleh sepatu dari sana. Dengan bangga dia memberikan oleh-oleh itu ke anaknya dan tentunya anaknya senang sekali. Namun sewaktu anaknya membolak-balik sepatu tersebut, tertulis tulisan di dalam sepatu itu MADE IN INDONESIA. "wah kapusan aku sef" katanya. Lalu kami pun tertawa geli.

Ternyata sepatu yang dibeli oleh teman saya itu dibuat oleh INDONESIA ya. Wah lalu apa artinya kita beli dari luar negeri nih. Teman-teman sebenarnya banyak fakta mengenai kehebatan kita antara lain :

1. pembuat antena dari bahan plastik yang dikembangkan di Jepang yang melakukan adalah seorang doktor dgn kebangsaan Indonesia berusia 35 tahun

2. Ada seorang profesor IT di USA berusia 25 tahun yang merupakan anak Indonesia yang berasal dari Sumatera

3. 50% yang bekerja di Microsoft adalah orang Asia dan 50% diantaranya adalah orang Indonesia

4. Juara 2 komputers sedunia yang dapat memecahkan sandi rahasia dalam lomba yang dilakukan google adalah mahasiswa dari yogyakarta

5. Ingat olimpiade fisika...kita juga sering juara khan ?

Dan masih banyak lagi....kalau kita lihat sedikit daftar list di atas...sebenarnya anak bangsa ini tidaklah kalah dengan bangsa lain. Cobalah anda semua jalan-jalan ke malioboro, ke kasongan, ke Bali dll, kita lihat berbagai produk kreatif yang dihasilkan juga oleh tangan-tangan seniman kita. NAH HEBAT BUKAN.

Saya teringat waktu kami mengadakan seminar tahun 2003 di USD dengan topik Diversitas Hayati...banyak sekali yang mendaftar dan makalahnya juga menarik, yang menunjukkan berbagai penelitian yang dilakukan terkait dengan keanekaragaman hayati yang kita miliki. Waktu itu saya ingat..kita ingin menjadikan TANAMAN OBAT SEBAGAI TUAN RUMAH DI NEGARA SENDIRI. Lho apa ga hebat..dan semangat ini ternyata relevan dengan usaha kita (bangsa Indonesia) untuk meningkatkan daya saing kita dengan semboyan..THINK GLOBALLY ACT LOCALLY. Mau contoh...itu para perajin keramik..yang membuat keramik khas Inodnesia dengan bahan-bahan dari negara sendiri namun bisa bersaing di pasar dunia. HEBAT KHAN. Yuuk kita bantu sesuai dengan kemampuan kita....manfaatkan potensi lokal yang kita miliki, janganlah LUAR NEGERI MINDED

yw-motivation

My Photo
Powered by Friendster Blogs
Member since 10/2007