NASI

Saya memiliki 2 anak yang kalau makan, selalu menghabiskan nasi sampai licin. Nah suatu hari sewaktu sedang makan di pesta ultah temannya Luki di KFC, si Luki mendekati saya dan berbisik “ Pa, sori ya aku nasinya ga habis, soalnya nasinya lengket di kertasnya”, “Oya ga papa Luki, memang nasinya lengket, emangnya kalau ga habis kenapa sich Luki ?” Jawab Luki. “ kalau ga habis ya eman-eman to pak, banyak orang ga bisa makan”

Saya terhenyak dengan jawaban anak bungsu saya ini. “Banyak orang ga bisa makan” kembali terngiang di telinga saya. Saya terus berpikir..kalau saya makan, menyisakan 1 butir nasi saja setiap kali makan dan itu dilakukan oleh semua penduduk di Indonesia, maka untuk 1 x makan akan tersisa sejumlah butir nasi sesuai dengan jumlah penduduk Indonesia yaitu 200 juta butir nasi. Kalau sehari 3 x makan, maka akan ada 600 juta butir nasi. Apabila diasusmsikan 1 kg nasi setara dengan 10000 butir maka akan tersisa 60 ribu kilogram nasi !!! (banyak banget khan). Nah kalau 1 kg nasi bisa dimakan oleh 10 orang dewasa, maka 60 ribu kg nasi sisa akan mampu memberi makan 600 ribu orang/hari !!! Apakah tidak suatu jumlah yang banyak sekali itu.

Perhitungan di atas, kalau hanya ada sisa 1 butir nasi dalam makanan kita...kenyataannya ?? berpa butir nasi tersisa yang ada dalam makanan kita sehari-hari ? dalam jamuan makan di rapat/pesta perkawinan dll ??? tentunya lebih dari itu....dan bila hal itu terjadi berarti...masih banyak lagi orang yang dapat terbantu dalam hal makan nasi....

Sebuah renungan untuk kita semua, saya belajar banyak dari anak bungsu saya

yw-motivation

                            

Ular tangga

Pak, ayo main ular tangga dengan aku yuk, ajak luki anakku yang kedua pada hari sabtu setelah aku pulang kantor jam 14.00. Wah bentar dulu ya Luk, bapa baru saja datang, masak udah langsung ajak main sich, kataku. "ini ular tangga, spesial lho pak" katanya. "kayak apa sich" tanyaku.

Lalu Luki menunjukkan mainan ular tangganya kepadaku. Sebuah mainan ular tangga yang tidak lazim, karena dibuat di atas kertas kumal dengan tulisan dari pensil. "Lho kok kayak gini", tanyaku. "Ini mainan unik lho pak, ada petunjuk, kalau sampai kotak ini harus mampir dulu ke kantor polisi, kalau sampai kotak ini bisa langsung ke toko mainan, kalau sampai kotak ini langsung turun lewat tanda ular dan kalau masuk di kotak ini bisa menyebutkan sebuah permintaan untuk sampai ke kotak yang dia inginkan" jelas si Luki berusaha menerangkan kepadaku. "agak rumit juga nich Luk, mainanmu", timpal saya. "tapi unik khan pak" jawabnya.

Sore harinya, istri saya bercerita, bahwa tadi siang, dia terlambat menjemput Luki, karena rencananya pulang jam 13 ternyata jam 11 sudah dipulangkan dan dia diberitahu temannya via sms untuk masalah pulang 'gasik' anak2. Ternyata waktu aku sampai sana, Luki lagi bikin mainan pak. Mainannya yaitu mainan ular tangga, ga biasa sich dengan mainan yang dijual, tetapi idenya boleh juga" kata istriku. aku jadi kaget, ga nyangka kalau mainan ular tangga yang dia pamerkan tadi adalah mainan yang dikreasi pada waktu menunggu jemputan. Wah luar biasa pikirku. Lalu waktu malam, saya bicara dengan Luki.."Luk, ini mau dibuat di komputer ga, biar mainannya jadi bagus dan berwarna" tawarku kepada Luki. Luki lalu mengiyakan. oke pak nanti kita buat, tetapi harus diberi gambar yang warna warni ya.

Oke dech jawabku.

Waktu luang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan sesuatu yang berguna. Saya belajar dari anak saya tentang ini.

yw-motivation

Yen duwe jeneng

Mau hujan

Ga ada ojek

Becek…

Tiga kalimat itu yang diucapkan selebritis Cinta Laura pada waktu syuting film. Dan karena logatnya yang tidak lazim itu, dia lalu dicemooh sama temen-temennya (maksudnya digodain gitu). Dan karena itu dia menjadi kesal banget. Tapi nasib berpihak menjadi lain, ternyata ada provider yang kemudian mengajak dia untuk rekaman ‘ungkapan kekesalan’ tersebut untuk menjadi ring back tone pada hp. Lho apa ga hebat tuh..cuman ngomong dengan nada ‘kesal’ malah dapat duit !

Rejeki memang tidak dapat kita sangka datangnya dari mana. Kalau ungkapan kekesalan di atas diucapkan oleh saya, tentunya tidak menjadi suatu ‘boooming’ seperti ungkapan Cinta Laura ini ya. Bedanya yaitu Cinta Laura ini seorang artis yang terkenal untuk kalangan remaja, logatnya yang ‘very British’ menyebabkan ada sesuatu yang aneh kalau ngomong bahasa Indonesia (walaupun dengernya asiiiik sih). Karena dia termasuk selebritis remaja yang terkenal, maka segala tingkah lakunya akan menjadi perhatian di kalangannya. Bayangkan ungkapan di atas, yang cuman asal ngomong tetapi bisa mendatangkan duit yang buanyaaaak. Yang harus diperhatikan di sini, yaitu MENJADI ORANG TERKENAL itu tidaklah mudah, butuh sebuah PERJUANGAN dan tidak semua bisa berhasil. Kalau kita sudah menjadi terkenal, maka yang namanya kemajuan finansial akan terjadi dengan sendirinya. Nah yang agak sulit memang menjadi terkenal ! Bagaimana caranya….ya anda saja yang tau….

Yang jelas, kalau kita terkenal maka rejeki akan mengalir. Seperti pepatah jawan YEN DUWE JENENG, JENANGE TEKA. Artinya kalau kita sudah punya nama (yang baik tentunya) maka rejeki akan datang menghampiri kita. PERCAYA ga PERCAYA….silakan buktikan sendiri

yw-motivation

Paper anak matahari

Ayah Rajawali hidup dengan kedua anaknya. anak pertama dinamai anak matahari, dengan harapan dia menjadi pembawa terang bagi masyarakat sekitarnya dan anak kedua dinamai anak mandiri, dengan harapan menjadi anak yang berdiri dengan kemampuan sendiri. Suatu hari, anak matahari memberikan contoh paper hasil pelajaran sosiologi yang memperoleh nilai 85, isi papernya tentang HATI NURANI, yang dibuat dengan pedoman ocean dari Buku Rhenal Kasali (Recode Your DNA). Dari berbagai uraiannya sepanjang 6 halaman kuarto tersebut beberapa hal penting antara lain :

1. Selama anak matahari menjadi ketua osis di smp-nya, ternyata anak matahari memendam suatu beban yaitu bagaimana dia dapat menjadi contoh bagi orang lain. Dia ingin kehadirannya menjadikan kehidupan di sekolah semakin semarak dengan banyak kegiatan, sehingga anak2 tidak banyak yang nganggur dan tawuran. Namun banyak anak yang 'jelous' bahwa anak osis selalu disayang oleh guru dan selalu 'jaim'. Hal ini ingin ditepis oleh anak matahari, dia malah melakukan hal yang merupakan  'pantangan' bagi sekolah itu yaitu membawa motor ke sekolah, merokok, berantem dll. Ya karena melanggar, anak matahari dipanggil oleh BK..ya sudah...ternyata waktu ditanya sang ayah, anak matahari menjawab, bahwa anak osis tidaklah diitimewakan oleh para guru, kalau nakal atau nyleneh juga pasti akan dihukum. Oooo berarti pelanggaran yang dilakukan untuk menjawab 'keirian' dari teman2 ya...

2. anak matahari mengadakan expo di sekolahnya (smp), sesuatu yang belum pernah dilakukan oleh osis periode sebelumnya. idenya sederhana, karena pada waktu ada pensi di salah satu sma favorit, anak matahari ditantang..gimana ketua osis, berani ga buat acara yang selevel sma atau universitas ini...ya jelas anak matahari tertantang dan berusaha untuk mewujudkannya. Usaha untuk mewujudkan tidaklah mudah, karena banyak pengurus osis yang ingin panitianya 'internal' saja, sedangkan anak matahari tidaklah terlalu menekannkan kepanitiaan model itu..dari manapun panitianya asalkan anak smp tersebut dan memiliki kompetensi yang diperlukan..oke aja. Karena menurut pandangan anak matahari, banyak anak hebat juga di luar pengurus osis. Di sinilah pangkal keributan..banyak yang tidak puas dengan tindakan anak matahari..dia dipandang arogan, sok ngatur...namun dengan keyakinan tinggi, karena meyakini yang dilakukan TELAH BENAR, maka anak matahari tetap teguh dengan keputusannya bahwa panitia diisi oleh orang2 yang KOMPETEN.

3. anak matahari suka banget dolan, karena dolan merupakan keseimbangan 'hidup' yang harus selalu ada karena sekolah sudah sellau berat. Pada awalnya ayah rajawali dan putri senyum juga heran, mengapa dia kalau bikin janjian dengan temannya selalu berusaha ON TIME, padahal rumahnya paling jauh; sedangkan teman2-nya yang rumahnya cuman sepelemparan batu dari tempat nongkrong, selalu terlambat, tidak pernah on time. Anak matahari sebenarnya bete banget dengan hal ini, karena rumahnya jauh dan dia harus sampai rumah jam 22.15 (kalau lebih dari jam itu, jalan ke rumah dia sepi bangeeeeeeeet), so dia bete banget, bayangin datang jam 4.20 sore, ternyata baru berangkat ke kopinan jam 7, apa ga mangkel tuh belum dia jam 21.30 harus segera cabut karena jarak kerumah ke tempat nongkrong minimal 30 menit. Akhirnya dia sekarang menjadi tidak on time dengan dolannya, karena dia merasa, teman2 nya tidak punya komitmen untuk menepati kesepakatan yang telah dibuat. NAMUN DIA TETAP YAKIN bahwa SETIA DENGAN SUATU KESEPAKATAN, contohnya on time, adalah hal terbaik yang tetap dipertahankan sebagai sikap hidupnya. "semoga aku dapat merubah teman-temanku" kata anak matahari dalam papernya

4. anak matahari, berusaha menikmati masa mudanya..dengan melakukan hal yang 'nakal' ya kadang merokok, minum, balap motor, coret2 grafiti dsb, dia ga menyesal dengan itu karena toh itu hanya akan dilakukan dalam masa mudanya saja..kalau aku tambah besar tentunya ga ada lagi yang demikian, kata si anak matahari

5. anak matahari, termasuk anak yang bersedia menerima pendapat dan kritik. dia adalah anak yang ekstrovert. Dia sangat terbuka dengan ibunya Putri Senyum, yang selalu meluangkan waktu untuk bercerita-cerita bersama kalau sore hari...dari a sampai z, macam pokoknya dan dia cukup fair dengan ceritanya.

Ayah rajawali merenung, pada usia yang sama, kemampuan anak matahari jauh melampaui ayahnya. pada awalnya, ayah rajawali juga tidak percaya kalau anak matahari menjadi ketua osis dan mampu menyelenggarakan expo...; sudah diprediksi kalau akan merokok, minum dan balap motor, tetapi semua diceritakan kepada ayah dan ibunya....

"Apa yang harus kulakukan", gumam ayah rajawali...dasar2 penting kesadaran untuk mengawali kehidupan telah dimilikinya...disiplin, berani dikritik, setia dengan komitmen, berani mengambil keputusan, terbuka dengan keluarga, bisa memimpin..semunya sudah ada dan dibuktikan oleh anak matahari.

Anak masa sekarang memang berbeda..sepanjang kita sebagai ortu bisa menjadi teman untuk mereka, mereka akan tumbuh dengan cepat dan kuncinya 'kepercayaan' yang diberikan kepada mereka selagi masih muda, amat sangat perlu untuk diberikan kepada mereka. YANG MUDA BOLEH JUGA BICARA. Ayah rajawali sangat bangga dengan anak matahari.

yw-motivation

Update Tekken 5

Dalam cerita Tekken 5 terdahalu, saya bercerita tentang perjuangan Azuka dalam mencapai DAN II yang memerlukan perjuangan yang luar biasa. Nah sekarang saya akan melanjutkan cerita saya lagi...

Setalah Azuka bisa membuat Azuka mencapai DAN II maka saya menggunakan tokoh lain dan yang sudah sukses antara lain Huorang (DAN IV), Feng (DAN III), Lung (DAN I), Christie (DAN I) dll. Untuk mencapai sampai DAN II sebenarnya tidaklah terlalu sulit, asalkan kita memiliki teknik yang AMPUH seperti Feng dengan gebrakannya atau Huorang dengan berkelit sambil menendang, maka kita akan mudah mencapai level itu. Namun setelah itu jangan tanya....

Kembali ke Azuka, sebagai seorang gadis Jepang yang cantik, dan sebenarnya dia ahli aikido, Azuka memiliki teknik yang cukup beragam. Perjuangan sampai DAN V saya lalui dengan cukup mudah (walau lama juga berkali-kali kalah) dan yang lebih gila lagi untuk mencapai Shihan (DAN VI) dan Expert (DAN VII) wah..wah..saya sampai pusiiiiiiiiiiing dalam menjalankannya. Untuk tiap naik 1 tingkat, tidak ada kepastian kapan kita dapat menyelesaikannya....secara perhitungan kasar, antar tingkat di DAN kurang lebih 20 musuh, baru ujian kenaikan tingkat. Tetapi untuk DAN VI dan DAN VII tidak jelas, dan lawannya semuanya berat. Tidak ada lagi yang dibawah tingkatnya kita, minimal satu level atau di atas kita. TOBAAAAAAAAAAAAT tenan. Yang menarik..kita harus betul-betul sabar menghadapi lawan di level ini, yang harus kita miliki KECEPATAN BERGERAK, STRATEGI YANG TEPAT, TANPA KOMPROMI, KEMAMPUAN MENGHINDAR, KEMAMPUAN MENANGKIS dan SEGERA PELAJARI KELEMAHAN LAWAN. Itu hal-hal dominan yang harus Azuka miliki. Yang saya sebut pertama dan kedua, adalah hal mutlak yang harus Azuka miliki. Pertarungan berjalan dengan sangat cepat dan POWER yang dimiliki musuh luar biasa besar. Sekali lengah, kita bisa kelenger karena 1 kali hajaran.

Namun yang paling menarik, waktu saya melihat anak saya, Ian, memainkan Huorang, dia bermain dengan sangat kalem, tanpa terburu-buru dan mungkin tidak melakukan berbagai kiat seperti yang telah saya sebutkan di muka. Dia memilih berlari-lari seperti kupu-kupu, dia lebih banyak menghindar dan baru menyerang pada saat yang tepat. JAdi ga kemrungsung seperti saya. MENGAPA YA ???? Setelah saya pikirkan dengan matang....ternyata saya sangat BERAMBISI UNTUK MENANG, hal inilah yang menyebabkan saya kemrungsung, sehingga hal yang relatif tidak sulit menjadi sulit di tangan saya. Ian bermain dengan rileks dan dia mencoba berbagai alternatif jurus yang dimiliki, tidak harus menang, tetapi minimal memiliki strategi untuk bisa menang.

Wow...saya harus belajar dari anak saya ini nich...rileks dan lihat situasi. Kalau Azuka sudah posisi Expert..tentunya lawannya lebih hebat, kita tidak perlu terlalu berambisi untuk menang, but stay cool dan lakukan hal yang paling tepat pada saat yang tepat. Itu lebih berdaya guna dan berhasil guna. Energi tidak boros dan hasil tercapai. Sungguh efisien.....

yw-motivation

Nyanyian Ibu

Pernah melihat presenter Eko Patrio menangis ?? Ya saya melihatnya di acara Super Mama pada minggu akhir Januari 2008, di saat seorang peserta menyanyikan sebuah lagu yang bertemakan tentang "Ibu". Terlihat di layar kaca, air mata Eko berlinang...semua hadirin tertawa..mungkin ga nyangka kalau presenter sekaliber Eko kok menangis. Eko mengatakan, saat itu dia teringat Ibunya yang nun jauh di sana dan Ibu mertuanya yang lagi sakit di RS, jadi dia teringat semuanya dan meneteslah air matanya....

Bagi kita semua, yang mungkin hidup terpisah dari orang tua..misalkan kost...mendengarkan suatu lagu yang bertemakan tentang "Ibu" bisa jadi kita akan menjadi kangeeeeeen banget dengan Ibu kita. Seperti yang saya rasakan sendiri, pada waktu sebuah pelatihan, instruktur menanyakan dalam sebuah 'game surat'...kepada siapakah surat ini akan kamu kirimkan. Dalam hati saya menjawab 'Ibu" dan ternyata, setelah instruktur bertanya "siapa yang mau kirim ke Ibu ?", hampir 50% peserta mengacungkan tangannya. Dan memang di mayoritas acara seperti ini, hampir sebagian besar peserta akan menjawab "mengirimkan surat kepada sang Ibu"

Ibu memegang peranan penting dalam kehidupan kita. Di waktu kecil..siap yang sering berteriak teriak menyuruh kita untuk belajar..menyuruh mandi...menyuruh sisiran...menyuruh sarapan...membelikan makanan...menyiapkan masakan dll. Tidak lain dan tidak bukan pasti "Ibu". Setiap orang yang terpisah dari Ibunya..rata2 akan merindukan Ibu apabila jauh darinya. Bisa dibayangkan, apa yang akan terjadi pada diri kita, apabila Ibu tidak mempunyai perhatian yang lebih untuk kita, bahkan pada saat yang sulit sekalipun. Saya mempunyai pengalaman, tahun 1994...ibu saya sakit kanker, dan kami sudah hampir habis uangnya dan harus membeli obat dari Singapore. Karena tahu orang tua sudah tidak punya uang, saya bilang "Bu..udah saya berhenti kuliah saja, pakai jatah uang kuliah saja, setelah sembuh khan kita bisa cari uang lagi" Tapi apa jawaban ibu saya :"Apapun yang terjadi pada Ibu, kamu harus tetap kuliah, hanya itu yang bisa Ibu berikan untuk perjalanan hidupmu kelak" Saya hanya terdiam, tidak mampu berkata-kata. Di tengah pergulatan dalam penyakit kankernya..ibu masih menyuruh saya untuk kuliah dengan uang yang telah disediakan, tanpa saya harus perduli apakah ibu akan sembuh apa tidak. Untunglah Tuhan Maha Baik, sampai saat ini ibu saya masih segar bugar.

Kalau teringat masa lalu itu, saya jadi kangen ama Ibu saya...dalam hati saya bernyanyi "Mother, how are you today.." sebuah lagu yang sangat disukai oleh Ibu saya....

Bisa apa kita ini semua, tanpa kasih sayang seorang Ibu. Cinta seseorang yang tanpa batas...tulus...tidak tergantikan. benarlah apa kata pepatah "surga di bawah telapak kaki ibu".....

So...jangan pernah kecewakan Ibu anda....

yw-motivation

Thanks friend

Hua... No target .. no spirit .. no sukses? Usul ide ah ...: Set the target, work hard for it! Maintain the spirit, party hard for it! Success? Let God set and work for it, at least, I've tried

Komentar ini saya dapat dari Enade, teman baik yang sedang studi di Belanda. Wah thanks banget...memang ada yang kelupaan, kalau kita memang udah kerja keras untuk mencapai suatu target dan tercapai, memang kita harus merayakannya. Merayakan keberhasilan merupakan hal yang sah-sah saja..karena itu tidak berarti hura-hura tetapi mengekspresikan kegembiraan karena adanya suatu keberhasilan, hal ini merupakan suatu penghargaan bagi diri kita juga. Salah satu teman saya, Mr HAndoko, juga mengatakan hal yang sama, minimal setahun sekali, mereka sekeluarga pergi untuk bersenag-senang di luar kota, semua keinginan yang muncul pada saat piknik tersebut, sebisa mungkin dipenuhi..semuanya untuk apresiasi terhadap kita atau keluarga kita yang telah selama 1 tahun ini bekerja keras untuk itu. DAn kita harus meyakini bahwa SEMUANYA AKAN INDAH PADA WAKTUNYA....

Senin siang....14-1-08

yw-motivation

Tekken 5 (jilid 2)

Sabtu malam, 8 Desember 2007, karena sulit tidur saya memainkan game favorit saya yaitu Tekken 5, dengan memakai jago kali ini yaitu Azuka. Malam ini saya sukses memainkan Azuka sehingga naik peringkat dari 5th kyu menjadi II DAN. Ternyata bermain PS2 ini kita bisa memetik beberapa manfaat lho, yuk kita simak …:

1.       Perjalalanan kenaikan tingkat dari 5th kyu ke 1st kyu berjalan dengan relatif lancar, ada kendala namun dapat diatasi dengan mudah. Setiap menang 5-7 lawan, maka Azuka akan mengalami ujian kenaikan tingkat. Hal yang saya petik dari sesi ini yaitu perjalanan karir/hidup seseprang relatif akan berjalan lancar pada masa-masa awal kerja, kerja ikut aturan, pangkat naik teratur, masalah mudah dihandle, dll. Am I right ? Oke lanjut…

2.       Perjalanan dari 1st kyu ke II DAN, tidaklah mulus. Pertarungan berjalan dengan penuh variasi, jatuh bangun karena lawan-lawan Azuka sudah berkelas dan yang menjengkelkan masa kenaikan tingkat tidak jelas kapan akan terjadi. Jadi Azuka harus menunjukkan kinerja yang baik sebelum menjalani masa ujian itu. Walah..walah..main game kok repot ya. Tapi Bro… memang begitulah hidup ini. Dalam karir/hidup, dalam masa tertentu kita akan menglamai berbagai ujian kehidupan, sehingga kita jatuh bangun dalam menghadapinya. TIDAK MUDAH ! Untuk menghadapi lawan, Azuka harus berhati-hati, mencoba berbagai variasi jurus baru, mencari celah kelemahan lawan, lebih sabar, bertindak cepat….Karier/hidup ? Ya sama saja dengan perjalanan Azuka

3.       Setelah menjadi II DAN, lawan Azuka menjadi sangat berbobot. Ada juara dunia, master, shihan, virtuoso dll. KARIER ? Makin tinggi posisi kita, maka relasi kita juga akan berubah. Style atau kebiasaan yang biasa kita pakai, haruslah dilakukan PENYESUAIAN. Kalai kita manager, tidaklah mudah membangun relasi dengan manager lain, wakil direktur, direktur bahkan owner suatu perusahaan. Semua butuh style tersendiri agar pekerjaan kita lancar. We learn a lot here.

4.       Setiap kali menang Azuka mendapatkan hadiah yang dapat dipakai untuk merubah penampilannya (he..he di game ini Azuka saya dandani dengan penampilan funky bahkan memakai headset). Ya itulah hidup..setiap prestasi membutuhkan reward. Itulah yang memotivasi kita.

Kalau kita melihat teman kita yang sukses, penampilan wah, mobil bagus, relasi keren, rapat di hotel; JANGANLAH IRI sobat. Mungkin yang nampak, semua serba wah..seperti impian kita sebelum bekerja. Tapi sadarilah, di game PS2 saja untuk mencapai tingkat tinggi, butuh perjuangan yang luar biasa, perjuangan yang tidak sebentar. APALAGI DALAM HIDUP SEBENARNYA. Kalau anda melihat kesuksesan, pahamilah bahwa suatu waktu ANDA akan mencapai itu, asalkan ANDA BERTEKAD KUAT dalam mewujudkannya tahap demi tahap.

PERJALANAN RIBUAN LI DIMULAI DARI SATU LANGKAH……

Ingat NO TARGET    NO SPIRIT     NO SUCCES….anda tidak ingin demikian khan ? AYO KERJA KERAS. Ternyata di game anak-anak juga ada manfaatnya untuk refleksi kehidupan,

yw-motivation

The Man Behind the gun

Suatu hari saya bertemu dengan alumni saya JH. Dia sudah lulus S1 Farmasi dan sedang melanjutkan S2 di suatu universitas di Yogya. Karena lama bertemu kami berbincang-bincang..

Saya : Hi, JH apa kabar. Di mana sekarang

JH : saya di Yogya pak, ambil MM

Saya : lho kamu ga kerja to.

JH : belum pak. Saya lagi nulis tesis dan sekarang mau kuliah lagi di profesi pak. Yah biar tambah lengkap ‘senjatanya’, sebelum masuk dunia kerja

Saya : wah hebat nian kamu. Semoga sukses ya.

JH : thanks sir

Kami kemudian berpisah. Dan dia sekarang sudah lulus profesi dan tinggal menunggu ujian tesis. Yang masih terngiang di kepala saya yaitu “biar tambah lengkap senjatanya, sebelum masuk dunia kerja”. Setiap orang yang mau kerja pasti sependapat pula dengan JH, bahwa untuk dapat memenangkan kompetisi di dunia kerja, pendidikan formal sangat perlu dan SAYA SETUJU dengan pendapat itu. Namun yang akan saya bahas bukan hal itu, TETAPI “siapa orang yang memegang senjata tersebut” atau seperti judul artikel ini The Man Behind the Gun.

Siapapun tahu, bahwa pendidikan formal (sebagai gun) adalah sangat perlu. Namun yang harus diperhatikan di dunia kerja tidak hanya itu, kita juga perlu memberikan bekal kepada ‘pemegang senjata’ (the man). Namun bekal bagi ‘the man’ ini bukanlah berupa pendidikan formal namun lebih banyak merupakan bekal non formal yang dikenal dengan istilah SOFTSKILLS. SOFTSKILLS yang amat sangat dibutuhkan yaitu komunikasi, kerjasama tim dan kepemimpinan. Dalam 3 softskills yang saya sebutkan itu, apabila digali secara mendalam masih terkandung berbagai spirit-spirit dasar yaitu DISIPLIN, SALING BERBAGI, EMPATI, ON TIME, SALING MENGHARGAI, JUJUR dll. Berbagai spirit dasar ini tidaklah dapat diajarkan, namun diperoleh dari berbagai TELADAN yang didapat di KELUARGA dan MASYARAKAT. Teladan yang didapat apabila bersedia untuk DIREFLEKSIKAN akan menjadi suatu hal yang LUAR BIASA. Apakah anda sudah meneliti SOFTSKILLS apa yang anda miliki ? Apabila belum, segeralah ikut berbagai pelatihan motivasi atau kalau anda punya waktu, lakukan refleksi dengan menuliskan berbagai hal baik dan hal buruk yang anda miliki. Misalkan anda memiliki berbagai hal baik, tulislah satu yang akan anda kembangkan dan monitor terus aktivitas terkait dengan itu, maka sebelum anda menyadarinya, anda sudah akan berkembang dengan sangat luar biasa. Contoh : misalkan softskills anda adalah SAYA ADALAH SEORANG YANG SELALU ON TIME. Peliharalah softskills ini dengan sekuat tenaga dalam berbagai aktivitas anda, amati terus dalam hal/kondisi apa anda bisa selalu menepatinya dan dalam hal apa anda tak bisa menepatinya. Saya yakin anda akan dikenal sebagai PRIBADI DISIPLIN. Nah mudah bukan untuk memiliki softskills ini. JUJUR SAJA, saya sebagai penulis artikel ini sampai hari ini untuk menjadi pribadi yang ON TIME belumlah sempurna, tetapi saya selalu berusaha terus..teruss dan terus…pantang menyerah

artikel ke-24

yw-motivation

Refleksi

Saya menulis 3 artikel di weblog ini terkait dengan keluarga yaitu "Ibu dan Anak"; "5000" dan "Tekken 5". Dua tulisan pertama diilhami oleh cerita di Intisari dan Kompas yang betul-betul "mak nyesss" di hati. sedangkan "Tekken 5" merupakan cerita yang saya alami sendiri. Kalau sekarang ini saya mencoba mengingat kembali memori saya terkait dengan ketiga cerita di atas. Saya sebenarnya pada masa lalu belum paham makna luar biasa dari "mendampingi anak". Periode 1997-2001 saya lebih menemani anak saya yang besar (Ian) untuk beraktivitas di luar yaitu taekwondo, les organ, les gitar, pentas dll. Semua aktivitas di atas saya hanya sebagai pengantar saja. Dan dalam kesehariannya, Ian ini kalau mengajak bermain selalu kalau waktu saya sedang luang dan tidak protes kalau saya menolaknya.

Hal ini tidak sama dengan Luki, anak kedua saya. Dia selalu saja mengajak saya bermain, baik saya luang atau tidak luang. Kalau saya menolak, dia akan ngomong "bapak, aku mau mencucu" (mencucu dalam bahasa jawa yaitu memonyongkan bibirnya ke depan tanda kecewa). Saya geli melihat tingkahnya, namun saya juga agak sedih, kok waktu saya untuk bermain bersamanya kurang. Suatu saat istri saya berkata "mbok ya sekali-kali pergi berdua sama Luki, di pingin banget lho pergi sama bapak" Nah suatu hari saya luangkan waktu saya untuk pergi bersamanya, nonton spiderman. Wah heboh banget dia dan nampak sangat senang waktu pergi berdua bersamanya. sewaktu mau masuk bioskop dia bilang "makasih ya pak, bisa nonton spiderman bareng aku...makasih ya" Wah "mak nyesss " rasanya hati ini mendengar dia ngomong demikian. Ternyata walaupun dia masih 2 SD, obrolannya sudah macam-macam, wah pokoknya menarik banget deh.

Sungguh saya sangat bahagia waktu itu. Dengan meluangkan waktu 2 jam saja bersma si kecil, ternyata menambah berkah positif bagi keakraban kami. Memang anak adalah titipan Tuhan yang akan merubah kita menjadi lebih baik. Tuhan memberkati

yw-motivation

Tekken 5

Sabtu malam, 13 Oktober 2007, saya bermain PS2 bersama kedua anak saya, Ian dan Luki. Kami bertiga memainkan Tekken 5 secara bergantian di mana yang kalah diganti. Suatu saat, Luki, anak bungsu saya, meilih karakter Christie (jago Capoera) dan dari situlah dia berulang kali menang setelah sebelumnya selalu kalah. Dia menerapkan satu jurus monoton yang menjengkelkan kami yaitu dengan menghabisi lawan sebelum sempat berdiri dengan sempurna. Karuan saja kami berdua memprotes tindakannya tersebut. Namun dengan entengnya dia menjawab “ yang penting menang, ga perduli gaya”. Lalu kami bertiga pun tertawa geli, yah namanya permainan…dibuat enjoy aja khan.

Malamnya setelah semua tidur, saya mencoba bermain Tekken 5 dengan mengambil jago yang sama dengan yang dipakai Luki. Enam babak pertama dilalui dengan mudah. Babak 7, saya dibuat pontang-panting oleh komputer dan dengan susah payah berhasil mengalahkan dan lanjut (walau susah pula) sampai level 11. Dalam keadaan sangat sulit, karena dihajar oleh lawan di komputer, saya menerapkan beberapa strategi :

Strategi pertama, HIT and RUN. Saya hanya memukul sesekali atau berlari-lari menunggu waktu habis kalau saya dalam keadaan di ‘atas angin’

Strategi kedua, WAIT and SEE. Saya menyerang lawan hanya pada saat yang tepat yaitu mendahului atau menunggu dia lengah

Strategi ketiga, MENGHAJAR LAWAN, bila lawan jatuh segera dekati dan serang lagi selagi dia berusaha bangun

Sewaktu menerapkan kombinasi ketiga strategi itu, saya teringat kata-kata Luki, “yang penting menang, ga peduli gaya”. Ternyata yang diucapkan adalah benar “yang penting menang”. Memori saya melayang sebentar pada bukunya John Naisbitt yang menyatakan “fokuslah pada skor pertandingan”. Kalau kita menginginkan skor 1-0, 2-1, 3-2 dst, berarti kita punya strategi “SATU LANGKAH DI DEPAN”;

Kalau kita menginginkan skor 2-0, 3-0, 4-0 dst, itu berarti kita punya strategi “INOVASI TERUS MENERUS TANPA HENTI”, dan strategi inilah yag sebenarnya diterapkan Bill Gates dengan Microsoft-nya, di mana sekarang semua orang di dunia, mayoritas memakai sistem ini.

Ternyata bermain bersama anak-anak menyenangkan juga ya…kita bisa belajar dari hal-hal kecil yang tidak terduga….memang benar anak adalah rahmat dari Tuhan yang dititipkan pada kita

Semoga bermanfaat

yw-motivation

50000

Ari (bukan nama sebenarnya), seorang eksekutif swasta yang sangat sibuk. Pergi pagi jam 6 dan jam 8 malam baru sampai di rumah. Namun setelah sampai di rumahpun, Ario lebih sering masih bekerja terutama sibuk dengan laptopnya untuk memantau pergerakan saham di internet. Anak laki-lakinya, si Lexy (9 tahun) suatu hari menemui ayahnya :

Lexy       : Pa, temenin aku main kartu avatar yuuk..

Ario        : adik..papa ga bisa

Lexy       : sebentar aja pa, paling setengah jam saja

Ario        : aduh adik, papa lagi sibuk banget nich, main sama mama aja ya..

Lexy       : papa kok sibuk terus sich

Ario        : adik, ini papa kerja untuk cari UANG untuk semuanya to..

Singkat cerita 3 bulan berlalu. Lexy menemui ayahnya lagi..

Lexy       : pa, temenin aku main kartu oraemon yuuk..

Ario        : lho adik gimana sih, papa masih sibuk banget

Lexy       : ayo donk pa, sebenatr aja

Ario        : lain kali saja ya sayang..

Lexy lalu berlari ke tas sekolahnya dan mengambil sesuatu…lalu katanya

Lexy       : pa, ini aku ada duit 50 rb. Aku ingin beli ‘waktu’ papa setengah jam aja untuk main kartu dengan ku. Khan papa sibuk, kerja cari uang jadi aku beli ‘waktu’ papa ya kali ini

Ario        : ???? (tak tau harus ngomong apa)

Para ortu yang bahagia, cerita di atas saya ambil di Kompas tahun 2005 yang lalu. Cerita tersebut sangat ‘mak nyus’ di hati, betapa beratnya perjuangan seorang anak untuk mendapatkan ‘waktu’ sang papa tercinta untuk menemaninya bermain.

MELUANGKAN WAKTU untuk sang buah hati, kadang sangat sulit dilakukan oleh sebagian dari kita. “Menemani anak bermain sangat membosankan” itu cerita beberapa ortu. Namun tahukan anda, bahwa bagi sang anak, MOMEN itu sangatlah ISTIMEWA dan akan diceritakan ke siapa saja sampai dia dewasa. Simak obrolan 3 anak SD ini : ‘aku kemarin hari minggu mainan kelereng sama ayahku’; ‘kalau aku kemarin main bola di kolam renang sama ayah dan ibuku’; aku hari minggu kemarin nonton film spiderman bareng bapak trus main bareng di timezone’. Kalau putra anda di situ dan tidak pernah mendapatkan MOMEN tersebut, kira-kira apa ya yang dikatakannya ??

Para ortu yang berbahagia, LUANGKAN WAKTU ANDA untuk menemani anak-anak bermain, maka mereka akan sangat berbahagia dan mengingatnya seumur hidup dan PASTI mereka akan mereka akan melakukan hal yang sama untuk anak mereka kelak atau ‘sang cucu’ anda. BAGAIMANA ?

Selamat mencoba dan berbahagia

yw-motivation 

Waktu untuk anak

Saya membaca intisari bulan Juli, tahun 2007 (mungkin ) ada suatu cerita yang menarik, begini : Ibu Nita (sebut aja gitu ya) punya tradisi malam yang sangat baik, yaitu selalu membacakan dongeng pada anaknya semata wayang si elin (kalau ga keliru). Sang anak sangat senang dengan dongeng itu, namun setelah mendengar cerita Cinderella, sang anak minta untuk didongengin cinderella terus. Wah Ibu Nita jadi boring banget deh, trus dia punya akal, lalu mbuat rekaman, dan berhasil selama 1-2 hari, si elin mau dengerin crita lewat kaset. Yah lmayan deh kata bu Nita sambil tiduran, bosan aku batinnya. Namun pada hari ketiga, si elin merajuk, dia ga mau lagi. Katanya "ibu aku ga mau denger lagi, aku mau ibu langsung dongengin cinderella ke aku" Wah njengkelin juga nih anak, tapi bu Nita bisa sabar, dia malah bertanya ke anaknya "mengapa kamu mau Ibu mendongeng langsung nak ?" jawab si elin, abis elin seneng karena waktu ibu cerita si pangeran mau mbangunin si cinderella, ibu pasti nggelitikin aku, trus waktu sang pangeran nggendong cinderella, ibu juga nggendong aku; jadi aku kangen digelitikin en digendong sama ibu sambil cerita. Ibu Nita tertegun, air matanya meleleh, ternyata anaknya sangat menikmati interaksi antara ibu dan anak melalui cerita ini. SUATU HAL YANG ORANG TUA SERING LUPA, KEGIATAN SEKECIL APAPUN DENGAN ANAK AKAN DIKENANG OLEH ANAK TERSEBUT. Maafin ibu ya nak, ibu akan dongengin Cinderella lagi sambil gelitikin dan gendong kamu lagi, ibu ga akan pernah bosan.
Nah teman2 tentunya benar khan cerita di atas, waktu kecil kalau kita diajak ortu kita untuk main kita pasti seneng banget dan itu menjadi kenangan untuk kita sampai kita dewasa. Nah..kalau kita udah dewasa dan punya anak, jangan lupakan itu, jadilah ortu yang LUAR BIASA dengan cara yang sederhana ini, pati anak anda akan sangat terkesan. Oke ya...coba aja deh, pasti hubungan dengan buah hati kita akan makin menyenangkan. Seize the day

Yogyakarta, 15.20

yw-motivation

My Photo
Powered by Friendster Blogs
Member since 10/2007