3 H

Saya mengajar farmakokinetika klinik dengan materi utama yaitu regimen dosis. Dalam regimen dosis dikenal filosofi 3 H yaitu How Much, How Often dan How Long. arti ringkasnya...dalam memberikan obat kepada pasien salah satu pertimbangan apoteker adalah jumlah dosis (how much), frekuensi pemberian obat (how often) dan lama masa penggunaan obat (how long). Dengan menerapkan prinsip 3 H maka diharapkan obat yang diminum oleh seorang pasien akan memberikan hasil terapi yang optimal.

Prakteknya dalam kehidupan ada ga ya...Jelas ada donk.

How much, menunjukkan tingkat perhatian kita terhadap suatu aktivitas yang kita kerjakan

How often, menunjukkan berapa kali kita melakukan repetisi terhadap kegiatan kita dalam suatu waktu tertentu

How long, menunjukkan berapa lama sudah waktu yang kita lakukan untuk kegiatan tersebut

Contoh ga usah jauh-jauh ya, dari blog ini aja...saya memberikan perhatian kepada penulisan blog, pada awalnya 2 tulisan per minggu pada september 2007, sekarang mulai 24 jan 2008 kita tingkatkan menjadi 1 tulisan per hari. Itu semua HOW MUCH. Kemudian setiap hari saya membuka blog, memberi komentar atau membaca blog teman-teman sekaligus mencari inspirasi dalam menulis, itu saya lakukan dengan frekuensi 1 x sehari selama kurang lebih 30-60 menit per hari. Itu HOW OFTEN. Kemudian, saya menggeluti weblog ini dengan intens sejak September 2007, sehingga sampai Januari 2008 ini sayasudah menggeluti selama 5 bulan atau kurang lebih 120 hari. Itu adalah HOW MUCH sampai hari ini.

Hasilnya...ada kurang lebih 50 artikel yang saya tulis sampai hari ini dan sungguh saya tidak menyangka, karena pada awalnya saya khawatir bahwa saya hanya dapat menulis atau mengisi weblog ini dengan sangat minim.

Mungkin benar apa yang dikatakan Robert Kiyosaki yaitu KERJAKANLAH SEKARANG APA YANG KAMU INGINKAN DI MASA DEPAN.

Ide awal blog ini untuk melakukan refleksi terhadap semua kegiatan atau pengalaman yang saya miliki atau pengalaman orang lain, yang berguna bagi kita untuk selalu memperbaiki kualitas kita di masa mendatang. Ternyata dengan melakukan prinsip 3 H, kekhawatiran bahwa hanya sedikit tulisan yang dimuat di blog ini dapat teratasi dengan baik. Target 2 artikel per minggu sudah tercapai 90% dengan prinsip 3 H ini dan mulai 24 Jan 08 saya melakukan akselerasi dengan menulis 1 artikel setiap hari.

Fren....ini pengalaman kecil, yang 'mencambuk' saya untuk selalu melakukan segala aktivitas dengan tekun, tidak mudah menyerah dan selalu berusaha mencari inspirasi. Saya yakin anda semua, kalau mau, pasti akan mendapatkan pengalaman yang mungkin sama dengan saya...

Semoga bermanfaat

yw-motivation

                            

Komitmen kontinuitas

Waktu saya melihat blog 'dos gil' (blognye Enade) ada statemen yang menarik, intinya " apakah saya masih bisa secara kontinu menulis blog ini" dan upload terakhir yaitu isinya puisi karena ga punya ide..he..he..menarik banget

Saya setuju dengan dengan statement awal, kita yang concern membuat blog dan ingin selalu mengisi blog tersebut dengan berbagai cerita...tentu memiliki kekhawatiran " apakah masih punya waktu untuk mengisi" Kalau kita komitmen dengan hal-hal yang sifatnya kontinu, memang kita harus punya tekad kuat untuk comitted di bidang itu. Bagi orang2 yang perfectionis dan merasa terlewat dalam mengisi aktivitas yang telah dikomitmenkan, pasti akan timbul suatu PENYESALAN...karena merasa mblenjani janji ...ini suatu sifat yang harus dimiliki oleh setiap orang...

Hidup berjalan terus. Itu yang kita jalani. Apakah kita punya PIKIRAN KHUSUS dalam kehidupan ini sehingga menimbulkan komitmen seperti pemilik blog di atas ???? Jawabane bisa 2 yaitu "ya" dan "tidak". Sehari-hari tentu kita lihat, orang masih bekerja dengan cara YANG PENTING RAMPUNG, YANG PENTING TERLAKSANA; nah orang2 ini termasuk orang yang menjawab "tidak". Lalu apa bedanya bagi yang menjawab "ya" ?Jelas sich bedanya : orang2 dengan komitmen selalu memiliki SPIRIT dalam melakukan pekerjaannya, selalu ada rencana yang matang, pengerjaan tugas sebaik mungkin, melakukan checking thd kualitas pekerjaan dan apabila ada kesalahan akan sesegera mungkin melakukan perbaikan. Orang2 seperti ini tidaklah ada dalam jumlah banyak. COA DEH ANDA PERHATIKAN SEKELILING ANDA. Kembali ke blog....kekhawatiran yang muncul di benak penulis 'dos gil' toh tidak terjadi, ternyata Enade aktif menulis blog ini dan butuh imajinasi khusus untuk membaca cerita di situ. Sharing pengalaman, waktu menulis friendster ini saya juga mengalami kekhawatiran yang sama, sampai2 saya membuat target menulis 2 artikel/minggu. Namun sejak seminggu terakhir, saya menulis hampir tiap hari, saya luangkan waktu 15 menit sehari untuk refleksi kejadian sehari-hari...akhirnya hasil nyata yang terjadi..artikel saya jadi tambah banyak khan . Kiyosaki, dalam bukunya mengatakan "kalau kita mengerjakan segala sesuatu secara kontinu, tanpa anda sadari pasti terjadi sesuatu hal yang akan sangat bermanfaat dari yang anda kerjakan". Hasil nyata..tulisan di blog ini tambah banyak. Yang intangible...sharing cerita berdasar pengalaman atau refleksi, dapat memperkaya atau bermanfaat bagi para pembaca

Kalau anda ga punya ide..nulis puisi juga oke deh. Yang jelas BERUSAHA TERUS UNTUK BERKARYA....PASTI AKAN ADA HASILNYA

Butung cendrawasih di Papua

Terima kasih dan selamat jumpa

yw-motivation

Menyadari kehadiran

Salah satu buku popular seri motivasi saat ini, salahsatnya adalah CHANGE..yang terkenal dengan statementnya...jangan pedulikan seberapa jauh jalan yang telah kautempuh, apabila anda manyadari suatu kesalahan..segeralah berubah. Kata-kata tersebut merupakan MANTRA ampuh dikarenakan banyak perusahaan yang mengadopsi hal tersebut yang terbukti dengan mengundang Bp Rhenald Kasali sebagai seorang pakar manajemen yang menulis buku tersebut.

Kalau merenungkan tentang hal tersebut, mantra tersebut memang BENAR dan SANGAT AMPUH dan apabila kita menjalankannya maka memang akan terjadi berbagai perubahan yang luar biasa. Apalagi jargon terbaru dari Pak Rhenald...chane while growing..sungguh luar biasa pula dan itu memerlukan keberanian luar biasa untuk melakukannya.

Namun kalau saya renungkan lebih jauh...mengajak seseorang untuk BERUBAH..tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, seseorang yang telah bekerja..tentunya punya style tersendiri dalam melakukan pekerjaannya dengan baik. Sehingga mengajak seseorang untuk melakukan perubahan..apalagi selama masa pertumbuhan..hal itu tidaklah mudah..perlu usuuuuuuuuus panjang lah apabila anda sebagai pimpinan yang berkeinginan semua 'anak buah' anda berubah untuk bisa satu tujuan dalam mengarungi biduk perusahaan. Namun adanya kesulitan tersebut..apakah membuat putus asa kita ??? Jawabannya tentu TIDAK DEH !!! Kalau kita sulit untuk mengajak seseorang untuk berubah...bagaimana kalau kita mengajaknya dengan cara memberikan penyadaran kepadanya BAHWA DIA SUNGGUH BERARTI. Dengan mengatakan kepada orang lain bahwa mereka sungguh berarti, semua punya kontribusi dalam perusahaan, lebih memudahkan mereka untuk mengikuti apa yang kita mau. Dengan memberikan mereka 'sentuhan' bahwa kehadiran mereka sangat berarti, maka dalam melakukan pekerjaannya pasti mereka akan melakukannya dengan semangat yang penuh. Ajaklah mereka untuk saling berbagi, memanfaatkan sesuatu yang ada (dibanding mencari yang tidak ada), membangun kebersamaan satu sama lain dan saling bekerjasama dengan kepercayaan yang tinggi. Dengan memberikan penyadaran "akan pentingnya mereka" ajakan untuk BERUBAH akan sangat mudah mereka pahami, sehingga secara alamiah mereka akan berada dalam rel dinamika kerja yang anda inginkan....

Lakukan saja...jangan terlalu banyak menimbang

yw-motivation

E=1/2 mv^2

aneh ya judul di atas. Sebuah rumus fisika, yang mungkin membingungkan kita waktu belajar di SMA, ternyata bisa dijadikan sebagai bahan untuk melakukan checking terhadap kinerja seseorang. Mau bukti ? begini ceritanya : E = energi, m = massa dan v adalah kecepatan; dan ^2 dibaca kuadrat. Jadi hasil kali 1/2 x m x kuadrat v adalah E itu sendiri. Nah ternyata rumus ini bisa dipakai anda semua untuk mengetahui apakah 'seseorang memiliki energi yang cukup untuk menjalankan dinamika yang ada dalam organisasi kita' Kita pakai contoh saja : setiap pekerjaan tentu dibatasi oleh waktu, sehingga bila seseorang dapat menyelesaikan suatu pekerjaan pas dengan deadline atau malah lebih cepat dari deadline, dapat dikatakan bahwa orang tersebut memiliki energi yang cukup atau berlebih dalam melakukan pekerjaan. Nah orang-orang yang seperti inilah, yang patut diberikan perhatian, karena mereka selalu bekerja sesuai standar bahkan lebih (minimal berdasar waktu ya), sehingga mereka akan bisa bergerak bersama dalam dinamika yang terjadi di organisasi. Kalau dimasukkan rumus, maka kecepatan kerjanya tinggi, sehingga kalau dikuadratkan akan ketemu bahwa energi orang ini tinggi. Betul khan ? Kalau anda menjumpai orang yang selalu terlambat dalam mengerjakan pekerjaan, ...ya tolong dibina deh...kalau memang sulit ya udah ditinggal saja, soalnya hidup jalan terus sih. Tul ga....

yw-motivation

Entrepreneur

Untuk kesekian kalinya dalam 2 bulan ini artikel tentang enterpreneurship dalam dunia pendidikan selalu menyeruak. Diserukan kepada seluruh pendidik untuk mendidik anak didiknya dengan semangat entrepreneurship. semangat ini jangan diartikan sebagai semangat dalam bisnis saja tetapi lebih pada semangat yang dimiliki para entrepreneur seperti : mampu mengenali masalah, memecahkan masalah, membuat skala prioritas, tahan banting, pantang menyerah dan berani mengambil resiko. Pertanyaannya : "apakah selama ini  kurikulum pendidikan bagi anak-anak kita tidak memiliki semangat entrepreneur ?" Untuk dunia pendidikan tinggi, sebenarnya semangat ini sudah ada sejak masa lalu, contohnya dengan pengerjaan tugas ataupun dalam pelaksanaan tugas akhir atau skripsi. Dalam  TA atau skripsi,  mahasiswa diajari untuk menemukan topik penelitian yang harapannya akan dapat memiliki logical framework dalam pengatasan masalah, sebenarnya sudah terkandung semangat entrepereneurship di sini. Namun demikian, karena dilakukan pada penghujung perkuliahan, maka metode ini kurang pas dipakai saat ini. Pengenalan semangat entrepreneur memang seharusnya dikenalkan sejak masih awal semester pada dunia pendidikan tinggi. Pergeseran pembelajaran dengan metode SCL yang mensyaratkan mahasiswa menjadi aktif juga merupakan suatu cara untuk menjadikan semua lulusan nantinya memiliki semangat entrepreneur ini. Hal yang amat penting, yang selama ini terlupa adalah seorang entrepreneur haruslah orang yang BERANI MENANGGUNG RESIKO...suatu semangat yang tidak mudah untuk diajarkan, namun harus dicoba untuk dilakukan. Contoh kecil, dalam teamwork, apabila ada yang tidak aktif dalam mengerjakan tugas, mungkin dapat dibenarkan apabila kelompok tersebut tidak mencantumkan nama anggota yang tidak aktif tersebut. Hal ini merupakan suatu tindakan kecil yang menunjukkan bahwa seseorang harus menanggung resiko atas ketidakaktifan atau ketidakdisiplinan atau cuek dalam kelompok. Dengan demikian setiap orang akan menyadari setiap resiko yang akan terjadi pada dirinya.

KEBERANIAN MENANGGUNG RESIKO memang suatu hal yang 'missing' dalam pembelajaran anak didik kita, itulah sebabnya kita harus merubahnya

yw-motivation

Multi talent

Delapan macam kecerdasan manusia :
1. Kecerdasan linguistik (kecakapan dan kepekaan terhadap arti dan kata-kata)
2. Kecerdasan logika-matematika (kecakapan dalam matematika dan sistem logika kompleks lainnya)
3. Kecerdasan musikal (untuk memahami dan mencipta musik)
4. Kecerdasan spasial (kecakapan "berpikir dalam gambar", dunia visual secara akurat, lalu mencipta kembali /recreate atau mengubah (alter) dalam pikiran atau di atas kertas)
5. Kecerdasan tubuh-kinestetik yang diperlihatkan dalam kemampuan menggunakan tubuh dengan trampil, baik untuk ekspresi diri maupun untuk mencapai satu tujuan
6. Kecerdasan antrapribadi (interpersonal) yakni kecakapan untuk memahami individu lain-suasana hati, keinginan dan motiasinya
7. Kecerdasan intrapersonal yakni kecakapan mengerti emosi sendiri
8. Kecerdasan lingkungan yakni kecakapan untuk mengenali dan menggolong-golongkan tanaman, mineral dan binatang, juga batuan dan rerumputan atau flora dan fauna secara umum

(Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences, Howard Gardner, 1983)

Nah anda memiliki salah satu di antaranya khan ? Jadi jangan khawatir, anda pasti cerdas kok, eksplorasikan milik anda itu. Good luck

yw-motivation

W = F.s

Artikel terdahulu tentang percepatan menceritakan bahwa setiap person harus melakukan dinamika tinggi untuk menghasilkan kinerja perusahaan yang tinggi. Namun demikian walaupun kinerja perusahaan sudah tinggi, sering juga kita menjumpai bahwa perusahaan ini tidak dikenal oleh masyarakat luas. Contoh riil saja, USD yang merupakan peralihan dari IKIP Sanata Dharma, sampai 12 tahun perubahannya pun kadang masih ada yang tidak tahu bahwa IKIP sudah berubah menjadi universitas dan parahnya..orang yang tidak tahu itu adalah penduduk Yogya. Data lain, mahasiswa pun kebanyakan berasal dari DIY, Klaten, Magelang, Purworejo dan Jawa Tengah..untk daerah lain memang ada (total sudah 25 propinsi) namun ya masih sangat sedikit prosentasenya. Yang paling banyak ya dari Kalimantan dan Bali… Hal ini mungkin juga dirasakan oleh berbagai universitas lain.

OKE deh kita ga akan bicara terlalu jauh tentang tempat kerja saya ini, namun ternyata kinerja suatu perusahaan/institusi yang notabene sudah baik atau tenar, ternyata tidak sepenuhnya 100% benar. Kalau memang sudah tenar tentunya banyak orang yang tahu atau kalau universitas, mahasiswanya sangat bervariasi. LALU APA YANG SALAH ??

Lihat lah rumus di atas W = F.s; F sudah kita ketahui; s dilambangkan sebagai jarak dan hail kali F dan S adalah W (USAHA). Jadi kita dapat asumsi bahwa semua USAHA atau KARYA kita baru berhasil dengan baik kalau KITA atau PERUSAHAAN kita ini dikenal oleh semua orang..ibaratnya dari SABANG sampai MERAUKE..di Indonesia maupun MANCA NEGARA. Nah lo…semua ibarat itu khan menunjukkan jarak khan…(atau simbolnya s). Lalu apa yang harus dilakukan…salah satunya PROMOSI kita harus menjangkau ke berbagai tempat, baik promosi aktif maupun pasif. CARANYA GIMANA ? Banyak sekali..dari kita mengunjungi tempat lain dan melakukan promosi di sana atau melakukan berbagai kegiatan yang secara aktif dipromosikan terus menerus baik lewat MASS MEDIA, INTERNET, WEBLOG atau PROGRAM KHAS yang berguna bagi masyarakat….itu semua promosi yang luar biasa….

So jangan abaikan kinerja PROMOSI. Semua KARYA atau USAHA kita baru nampak berhasil kalau semakin banyak orang mengenal atau menggunakan jasa kita….

ADIOS….

yw-motivation

Percepatan

Tahun 2003 saya mengikuti pelatihan manajemen di USD. Salah satu presentator dari ITB memberikan motivasi dengan sangat menarik. Dia bercerita demikian :…sebuah perusahaan didirikan oleh 3 orang yang bergerak di bidang konsultan pada tahun 1999. Semua dikerjakan oleh 3 orang tersebut pada awalnya dari administrasi sampai melakukan berbagai kegiatan baik yang dilakukan secara manidri maupun outsourcing semuanya dilakukan bertiga. Pada tahun 2003, perusahaan tersebut sudah menjadi perusahaan yang termasuk dalam kategori 100 pembayar pajak terbanyak di Jawa Barat. LUAR BIASA BUKAN !!! “apa kuncinya ???” tanya sang motivator. Semua hadirin terdiam, tidak tahu apa yang harus dijawab. Jawabannya simpel sekali yaitu : F=m.a; sebuah rumus fisika yang sangat kita kenal sejak SMP. Bagaimana memaknainya ?

F = gaya = kemampuan perusahaan yang masuk dalam 100 pembayar pajak (kinerja)

m = massa = jumlah pekerja (3 orang)

a = percepatan = dinamika kerja

Dikatakan bahwa m (massa) dalam perusahaan tersebut adalah terbatas, hanya 3 orang. Hal ini juga pasti dirasakan oleh semua perusahaan. Semua karyawan perusahaan pasti menjerit minta tambahan karyawan karena pekerjaan makin kompleks, namun tidak semua perusahaan mampu untuk menanggung finansialnya ; LALU BAGAIMANA untuk mengerjakan pekerjaan yang sangat banyak ???

KUNCINYA ada pada a (percepatan). Percepatan dapat dibaca sebagai segala daya upaya yang dapat dikerjakan oleh para karyawan tersebut, dimulai dari ide/gagasan, smart work, displin, kerja keras, kreativitas, networking dll. Nah inilah yang harus digarap oleh semua perusahaan pada era sekarang…penambahan karyawan sangat sulit dilakukan, namun percepatan atau dinamika yang dapat dieksplorasi dari setiap karyawan bersifat tak terbatas. INILAH YANG HARUS DIOPTIMALKAN OLEH PERUSAHAAN. Bagaimana perusahaan dapat memotivasi semua karyawan yang ada, bahwa dinamika kerja yang dilakukan oleh mereka semua, berbasis pada rel TUJUAN perusahaan, akan menghasikan KESEJAHTERAAN yang mereka inginkan sebagai suatu balas jasa bagi kerja mereka.

Dengan demikian, walaupun m terbatas, apabila a tidak terbatas, maka hasil perkalian keduanya akan menghasilkan F yang besar pula. Hasilnya nampak pada kinerja perusahaan ini, yang menjadi pembayar pajak 100 besar di Jawa Barat.

Be highly motivated people

yw-motivation

WYTIWYG

Saya mulai mengenal MS Office pada tahun 1994 terutama karena saat itu saya mengerjakan skripsi, dan program yang saya pakai saat itu adalah MS Word 6. Saat itu MS Word bagi saya sangat menarik karena berbeda dengan WS 6 yang juga ada saat itu. Perbedaan ada pada penggunaan Graphic User Interface yang sangat friendly dengan MS Word dan semboyannya What You See Is What You Get (WYSIWYG). Semboyan ini saya modifikasi sekitar tahun 2001 menjadi What You Think Is What You Get (WYTIWYG). Wah hebat tenan khan, apa ya memang bisa terlaksana ya ? Maksud saya mengubah menjadi WYTIWYG supaya saya secara pribadi menjadi lebih punya semangat yang kontinu dalam menghadapi hidup yang semakin kompleks ini. Waktu itu saya merasa, kok hidup tambah berat ya, apa yang harus saya lakukan untuk menghadapinya. Saat itu yang terlintas sebagai langkah awal saya yaitu saya harus punya spirit yang menghidupi saya setiap saat. Kata-kata yang saya dapat harus unik, walaupun tidak harus ‘very original’, dan akhirnya saya menemukan kata-kata yang saya modifikasi dari semboyannya program MS Word ini. Setelah saya punya semboyan ini apa yang saya lakukan ? Hasil refleksi mengarahkan bahwa saya harus berani melakukan tindakan terhadap semua buah pikiran yang sudah saya lontarkan supaya segera terjadi realisasi. Nah, guys ternyata itu betul-betul menghidupi saya. Ide yang sudah saya ‘launching’ ke audiens (tentunya sudah dipikir mateng ya), saya usahakan dengan sungguh untuk saya lakukan. Ternyata spirit ini betul-betul menghidupkan saya, saya menjadi pribadi yang lebih antusias dibanding tahun sebelumnya. Dengan spirit “bertindak” saya selalu memikirkan berbagai alternatif kalau terjadi hambatan untuk semua ide saya. Dengan cara itulah saya menjadi memiliki relasi (karena semua pekerjaan tak bisa dikerjakan sendiri khan), wawasan bertambah karena harus bepergian/belajar/diskusi dengan pihak lain, kemampuan managerial meningkat, mampu bekerja dengan manajemen waktu yang ketat dan masih banyak hal lain yang sangat menunjang perkembangan pribadi saya. Saya menjadi orang yang optimis dan selalu antusias dalam pekerjaan. Memilki spirit yang mendasari semua tindakan kita, bagi saya, amat sangat penting dan terbukti dapat memberikan arah dalam perkembangan hidup dan survive di masa depan. Silakan buktikan….

I love you all

yw-motivation

Jembatan mimpi

Thomas Alva Edison, penemu lampu pijar menyatakan bahwa keberhasilannya dalam menemukan bola lampu lebih dikarenakan 99% karena kerja keras, kerjasama, kegagalan, air mata dan semangat pantang menyerah. Ide penemuan hanya menyumbang 1% dari keseluruhan proses penemuan tersebut.

Inti dari cerita di atas mencerminkan bahwa implementasi atau berani untuk bertindak merupakan suatu hal yang harus dilakukan. Suka atau tidak suka, apabila keputusan telah diambil maka harus diupayakan secara terus menerus dengan semangat pentang menyerah walaupun kegagalan terus terjadi. Dalam masa penemuannya Edison pernah meledakkan dapur rumahnya, untung dia memiliki Ibu yang tidak memarahi sehingga penelitiannya dapat terus berlanjut.  1000 kegagalan akan terhapus oleh 1 keberhasilan, itu adalah motto dari setiap orang yang mau bekerja keras untuk mencapai sukses. Lihatlah kisah stori Kol Sanders dari KFC yang ternyata mencoba 10000 x untuk komposisi saos dan sambal yang kita konsumsi sekarang, seorang pengarang Novel Dance with Wolves yang sangat sukses, ternyata telah menulis 599 novel dan baru noel ke 600 yang membuat dia sukses. Anda mau mencoba ? Tetap semangat

Yogyakarta, siang terik

yw-motivation

My Photo
Powered by Friendster Blogs
Member since 10/2007